Rizieq Shihab Akhirnya Minta Maaf

- Publisher

Rabu, 2 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HRS (tangkapan layar Front TV/Harianriau.co)

HRS (tangkapan layar Front TV/Harianriau.co)

INIKEPRI.COM – Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab akhirnya meminta maaf atas kerumunan massa yang terjadi pasca kepulangannya ke tanah air.

Kerumunan massa yang dimaksud adalah pada saat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tebet, Megamendung, dan Petamburan.

“Saya juga minta maaf kepada semua masyarakat kalau dalam kerumunan di bandara, di Petamburan, di Tebet, Megamendung terjadi suatu penumpukan yang memang di luar kendali,” kata Rizieq secara virtual, dikutip dari tempo.co, Rabu (2/12/2020).

BACA JUGA:  Ceramah Rizieq Shihab Viral: Ancam Penggal Kepala di Jalan Jika...

Rizieq memohon maaf akibat kerumunan tersebut berimbas pada pelanggaran protokol kesehatan penanganan Covid-19. Rizieq juga mempertegas hal tersebut bukanlah kesengajaan yang dibuat dan merupakan antusias umat.

BACA JUGA:  Jelang Hari Raya, KPK Imbau PNS dan Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi

“Makanya pak Anies Baswedan melalui dinasnya menyampaikan adanya pelanggaran. Kita terima. Kalau salah ya salah, kita bayar denda,” kata Rizieq, dikutip dari laman CNNIndonesia.com.

Dalam Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh yang disiarkan secara virtual itu, Rizieq juga turut mengumumkan dirinya akan menyetop berbagai rencana kegiatan dakwah di luar kota hingga pandemi berakhir.

BACA JUGA:  HRS Bebas Bersyarat!

Rizieq juga menyampaikan pesan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan menghindari segala bentuk kerumunan.

“Seluruh rencana keluar kota kita setop sampai pandemi berakhir. Saya pesan agar menjaga protokol kesehatan buat semua,” kata Rizieq. (RWH)

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa
Berikut Ini Daftar ASN yang Tetap WFO oleh Mendagri

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Kamis, 9 April 2026 - 07:42 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan

Berita Terbaru