Hati-hati, Varian Baru Virus Corona Dekati Indonesia

- Admin

Jumat, 25 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Pixabay)

Ilustrasi (Pixabay)

INIKEPRI.COM – Beberapa pekan belakangan ini, dunia tengah khawatir dengan adanya mutasi virus corona yang terjadi di Inggris. Mutasi virus corona di Inggris yang dinamai Varian Under Investigation 20201201 (VUI 20201201) ini diketahui pertama kali ditemukan pada akhir September.

Varian virus baru tersebut diketahui memiliki sifat dari varian baru virus yang bernama Varian Under Investigation 20201201 (VUI 202021201) ini diketahui memiliki daya sebar yang cepat.

Meski penularannya lebih cepat tapi belum ada bukti varian ini menimbulkan tingkat keparahan yang lebih tidak membuat penyakitnya lebih berat dan juga tidak menambah tingkat kematian. 

Baca Juga :  249 Pekerja Migran dari Singapura-Malaysia Positif COVID-19

Bukan hanya di Inggris yang terbaru varian virus baru yang mirip di Inggris itu dilaporkan ada di Afrika Selatan, Australia dan terbaru di Singapura. Lalu bagaimana langkah antisipasi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan terkait adanya temuan varian virus corona baru ini? 

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunawan Sadikin menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta ahli mikrobiologis kedokteran yang ada di jajaran untuk mempelajari hal tersebut. Hal ini karena kata Budi, masalah strain ini harus dilakukan kajian secara scientific untuk bisa memastikan apa sebenarnya yang terjadi. 

Baca Juga :  Panglima TNI Bertemu KSAL Bahas Relokasi Prajurit TNI AL ke Tanjung Uban

“Untuk hal-hal seperti ini, jangan terlalu terburu-buru menolak kebenaran berita atau menerima berita ini. Karena itu adalah sangat teknis biologis kedokteran sifatnya dan kita harus konsultasikan segera ke para ahli dan saya sudah minta ke teman-teman untuk berkonsultasi dengan ahli mikrobiologi kedokteran untuk bisa memastikan apa sebenarnya yang terjadi,” kata dia dalam virtual conference, Jumat 25 Desember 2020. 

Hal tersebut juga disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono. Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah membentuk tim untuk mempelajari hal tersebut. 

Baca Juga :  Aktivis 98 Gagas Gerakan Nasional Vaksinasi Covid-19

Namun kata Dante, yang lebih penting saat ini dilakukan adalah mengomunikasikan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Memang ada varian baru yang sedang kita pelajari dan kita akan membentuk tim mempelajari kajian tersebut paling penting bantu kita melakukan komunikasi positif. Komunikasi positif yang tidak menakut-nakuti orang tetapi membuat orang lain care terhadap 3 M jauh lebih penting dan lebih baik daripada angkat isu itu,” tutur dia. (RM/Viva)

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB