Beratnya Seleksi Awak KRI Nanggala-402, Bertahan Hidup di Hutan hingga Disiksa di Kamp Tahanan

- Publisher

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. MNC Portal)

(Dok. MNC Portal)

Ketika sedang melaksanakan tugas di daerah musuh itu, kapal selam mengalami kedaruratan karena tidak dapat diatasi kapal dalam keadaan bahaya udara beracun, akhirnya Komandan Kapal memerintahkan untuk melaksanakan peran peninggalan kapal.

Seluruh awak mempersiapkan diri untuk melaksanakan Sea And Jungle Survival sampai datangnya bala bantuan. Di tengah sulitnya menempuh medan berat itu mereka semua tertangkap oleh musuh dan ditahan di suatu tempat.

BACA JUGA:  Penampakan KRI Nanggala-402 di Dasar Laut, Terbelah Jadi Tiga Bagian

Baca Juga: KRI Nanggala 402, Tabah Sampai Akhir…

Sea and Jungle Survival merupakan bekal tambahan yang tidak kalah penting yang harus dikuasai dan dipahami oleh setiap personel dari Korps Hiu Kencana. Tak heran bila semangat kepahlawanan yang ditorehkan dalam sejarah Korps ini merupakan kebanggaan bagi setiap individu dan kelompok di dalamnya.

BACA JUGA:  KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Di tahanan itu, para awak diinterogasi oleh lawan disiksa dan dipaksa untuk mengaku dan membuka rahasia tugas, namun mereka tetap setia dan tidak membocorkan rahasia dan dengan ketangkasan yang dimiliki awak itu, di suatu malam yang gelap berhasil mengelabuhi musuh, lalu meloloskan diri, sehingga terjadi pengejaran dan pendeteksian pada awak kapal yang melarikan diri itu.

BACA JUGA:  ldul Fitri 1445 H, Momentum Instropeksi Elite Politik untuk Keselamatan Bangsa

Dari berbagai tahapan serta gambaran yang sedemikian itu, menunjukkan tidaklah mudah untuk masuk dan menjadi komunitas dengan semboyan “Tabah Sampai Akhir” itu. Semoga Korps Hiu Kencana selalu setia dan hadir dengan sikap kepahlawanan dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia. (AFP/Okezone)

Berita Terkait

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Berita Terbaru