Penampakan KRI Nanggala-402 di Dasar Laut, Terbelah Jadi Tiga Bagian

- Publisher

Senin, 26 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

INIKEPRI.COM – KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa KRI Nanggala-402 akhirnya ditemukan di kedalaman 838 meter di perairan Bali.

Hal tersebut disampaikannya saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (25/4/2021) petang.

Baca Juga: Panglima TNI Nyatakan 53 Awak KRI Nanggala-402 Telah Gugur

Penampakan KRI Nanggala tersebut diketahui melalui KRI Rigel menggunakan sonar dan menurunkan ROV ke titik yang ditemukan adanya serpihan besar KRI Nanggala.

BACA JUGA:  Gus Nur Positif Covid-19, Padahal Getol Doakan Corona Serbu Istana

“Dari rekaman ROV itu, dipastikan benda besar yang sudah terdeteksi sonar merupakan KRI Nanggala,” kata Yudo, dalam keterangan persnya pada Minggu (25/4/2021).

Yudo mengungkapkan dari temuan itu diketahui KRI Nanggala-402 terpecah menjadi tiga bagian.

Baca Juga: Ada di 800 Meter, Kondisi KRI Nanggala Disebut Sudah Berantakan Tak Karuan

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerangkan bahwa dari hasil tangkapan citra oleh KRI Rigel dan MV Swift Rescue, terdapat sejumlah serpihan yang menjadi bukti otentik terkait keberadaan KRI Nanggala-402 yang sebagian di antaranya berhasil dievakuasi.

BACA JUGA:  Pemerintah Tetapkan Iduladha 1445 H Jatuh pada 17 Juni 2024

Sejumlah bukti otentik tersebut berupa kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, hingga baju keselamatan awak kapal.

Sebelumnya, Sebanyak 53 awak kapal KRI Nanggala-402 dinyatakan telah gugur. Hal tersebut disampaikan oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Inikepri.com (@inikepriofficial)

Diketahui, kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru