Ini Pemicu Singapura Lockdown

- Publisher

Senin, 17 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pada Hari Minggu (16/5/2021), Singapura melakukan lockdown ketat hingga pertengahan bulan Juni. Karena hal ini, para warga setempat tidak bisa lagi berkumpul lebih dari dua orang dan restoran tak diizinkan dibuka secara dine-in. Lalu, apa sih pemicu dari lockdown ketat ini?

Ternyata hal ini dilakukan usai ditemukannya 34 kasus baru Corona pada Kamis (13/5/2021) lalu. Dikabarkan bahwa kasus baru tersebut banyak berasal dari para pekerja di Bandara Changi Singapura yang telah divaksinasi.

BACA JUGA:  Arab Saudi Catat Rekor, 3.531 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari

Baca Juga:

Singapura Lockdown Ketat Satu Bulan

Singapura Karantina 1.200 Orang, COVID-19 Kembali Menggila?

Klaster COVID-19 bandara itu dimulai ketika seorang pekerja kebersihan di Bandara Changi yang berusia 88 tahun dan telah divaksinasi dinyatakan positif pada 5 Mei lalu.

BACA JUGA:  Bela Palestina Wujud Amanat UUD 1945

Kasus baru juga tercatat pada rekannya yang sesama pekerja kebersihan namun pekerja ini lebih dulu keluar ke area food court bandara yang menyebabkan virus tersebut menyebar ke orang lain lagi.

Dari info yang diterima, rata-rata pekerja yang terinfeksi virus Corona adalah mereka yang bekerja di zona bandara yang menerima penerbangan dari negara berisiko tinggi, termasuk dari Asia Selatan. Bahkan, beberapa di antaranya dinyatakan positif Corona B1617 yang pertama kali ditemukan di India.

BACA JUGA:  Singapura Lockdown Ketat Satu Bulan

Kini kabarnya para pekerja sebanyak 19 orang dari 28 pekerja bandara yang terinfeksi telah divaksinasi menggunakan vaksin Pfizer atau Moderna. (ER/INDOZONE)

Berita Terkait

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB