Konon Rasanya Enak, UAS: Makan Babi Tidak Selamanya Haram

- Publisher

Senin, 19 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Ustaz Abdul Somad atau UAS belum lama ini mengatakan, memakan daging babi bisa jadi hukumnya tidak haram. Karena, ada momen tertentu yang membuat daging babi menjadi halal. Lalu, bagaimana penuturan lengkapnya?

Banyak yang mengatakan—terutama dari kalangan nonmuslim, bahwa makanan dari olahan babi merupakan santapan lezat yang memiliki tekstur unik. Bahkan, laman VOX menempatkan daging babi sebagai daging terbaik di dunia, jauh melebihi daging sapi, kambing, maupun kerbau.

BACA JUGA:  UAS: Bekerja Keraslah Sampai Mereka yang Dulu Menghina Mimpimu Searching Kamu di Google

Meski demikian, bagi umat muslim, babi merupakan hewan yang haram dikonsumsi. Bahkan, larangan itu tertulis dengan jelas di kitab suci Alquran. Namun, menurut UAS, tak selamanya menyantap makanan tersebut haram, alias bisa saja halal di momen tertentu.

BACA JUGA:  Video Anggota Polri Gabung Jadi Tentara Papua Merdeka

“Babi itu haram, tapi makan babi tidak selamanya haram,” ujar UAS saat menghadiri diskusi virtual bersama IDI, dikutip Minggu 18 Juli 2021.

Lebih jauh, dia menjelaskan, babi yang dipotong dengan menyebut nama Allah, tidak membuat dagingnya menjadi halal. Bahkan, saat dimasak di rumah makan muslim, makanan tersebut tetap haram dikonsumsi. Namun, ada satu momen yang membuatnya menjadi halal.

BACA JUGA:  Akhmad Sahal Bela Gus Miftah, Sebut UAS Ngawur Soal Masuk Gereja Haram

“Babi tidak bisa jadi halal. Babi dipotong atas nama Allah, tetap haram. Babi direndang atau digulai, tetap haram. Babi dimasak rumah makan muslim, juga haram. Tapi makan babi bisa halal. Nah, gimana ceritanya?” tuturnya.

UAS jelaskan kapan makan babi jadi halal

Berita Terkait

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau
Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam
Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift
Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan
Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok
BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset Publik di Kawasan Jembatan Barelang
Terbongkar! Banyak Perusahaan Besar di Batam Ngaku UMKM demi Bayar Gaji di Bawah UMK
Video Promosi Luxor Spa Batam Tampilkan Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi, Kini Menghilang, Live TikTok Ikut Terhenti

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Arsip Belanda, Michael Hatcher Temukan Ratusan Emas di Kapal VOC Bernilai Rp210 Miliar di Laut Riau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Tawaran Kerja di Cilacap Berujung Petaka, Keluarga Ini Diduga Ditipu hingga Turun di Tengah Jalan dan Berjalan Kaki Pulang ke Batam

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Unik! Data Dukcapil Catat Warga Bernama Naruto, Nobita hingga Taylor Swift

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Skandal Kavling Laut Batam Mencuat, Menteri ATR Ungkap 41 Lokasi Diduga Langkahi Delapan Tahap Perizinan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Luxor Spa Batam Jadi Sorotan, Polisi Dalami Konten Viral dan Aktivitas Promosi di TikTok

Berita Terbaru