Vaksinasi di Asrama Haji Tanjungpinang Dikerumuni Warga

- Publisher

Rabu, 21 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Gedung Asrama Haji Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, sejak Rabu (21/7/2021) pagi dikerumuni warga yang menunggu antrean warga untuk divaksinasi.

Lantaran stok vaksin yang terbatas, timbul keributan antara petugas dan warga.

Warga merasa kecewa karena pelaksanaan vaksinasi tidak sesuai dengan harapan.

Yono, salah seorang warga Tanjungpinang, mengaku telah tiga kali ke Asrama Haji, tetapi hingga hari ini belum juga mendapatkan giliran, karena ketersediaan stok vaksin yang terbatas.

BACA JUGA:  Awal Juli, Vaksinasi COVID-19 di Kota Tanjungpinang Capai 57,96%

Pun begitu juga dengan puluhan warga lainnya, yang ingin divaksinasi dosis pertama juga harus meninggalkan Asrama Haji karena stok vaksin pertama sejak pekan lalu sudah habis.

Padahal, mereka sudah menunggu berjam-jam di Asrama Haji yang ditetapkan Pemprov Kepri sebagai salah satu pusat vaksinasi di Tanjungpinang.

“Kami tidak mendapat vaksin setelah menunggu berjam-jam untuk mendapatkan nomor antrean. Akhirnya, juga tidak mendapat giliran untuk divaksinasi,” ucapnya, dilansir dari ANTARA.

BACA JUGA:  Ansar Buka Musda IV Gerakan Pramuka Kwarda Kepri 2022

Petugas kepolisian dan panitia pelaksana vaksinasi kewalahan menjelaskan kepada warga untuk meredakan ketegangan tersebut. Namun, warga terlanjur kecewa.

“Seharusnya disampaikan sejak awal, jadi kami tidak perlu menunggu lama,” kata Irda, salah seorang warga kepada petugas.

Setengah jam setelah ketegangan itu terjadi, anggota polisi dan Satpol PP baru datang ke Asrama Haji untuk mengurai kerumunan massa. Namun, saat itu warga perlahan-lahan sudah meninggalkan lokasi vaksinasi.

BACA JUGA:  3.041 Kuota Tersedia, Dinkes Tanjungpinang Ajak Warga Tidak Mampu Segera Daftar BPJS

Salah seorang panitia vaksinasi COVID-19 Asrama Haji, Raja Dina mengatakan, jumlah vaksin yang tersedia di Asrama Haji tidak mencukupi. “Sebenarnya, yang menjadi kendala itu hanya jumlah vaksin yang tidak cukup,” ujar Dina.

Hari ini, menurut dia, jumlah vaksin dosis kedua yang tersedia di Asrama Haji hanya 200 dosis dengan rincian 100 dosis AstraZeneca dan 100 dosis Sinovac. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Berita Terbaru