Belakang Padang Ikuti Anugerah Desa Wisata 2021

INIKEPRI.COM – Belakang Padang diajukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) guna mengikuti kompetisi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Bersama Belakang Padang, Pemprov Kepri juga mendaftarkan 12 desa wisata lainnya.

“Kami mendaftarkan 13 desa wisata pada kompetisi ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar dikutip dari ANTARA, Jum’at 23 Juli 2021

Secara keseluruhan, 13 desa wisata tersebut berada di Kabupaten Bintan yaitu Desa Wisata Busung dan Desa Wisata Ekang, di Kabupaten Kepulauan Anambas yaitu Desa Wisata Belibak, dan di Kabupaten Natuna yaitu Desa Wisata Cemaga Tengah, Desa Wisata Harapan Jaya, dan Desa Wisata Mekar Jaya.

Kemudian dari Kota Batam diajukan Desa Wisata Belakangpadang, Desa Wisata Kampung Terih, Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, dan Desa Wisata Taman Kelinci, serta di Kota Tanjungpinang Desa Wisata Kampung Baru Hidroponik, Desa Wisata Kampung Bugis, dan Desa Wisata Tanjungpinang Kota Gurindam.

Satu dari 13 desa yang diajukan itu pernah dikunjungi dan dipuji Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Kepri beberapa waktu lalu, yaitu Desa Wisata Ekang di Kabupaten Bintan.

Buralimar berharap keikutsertaan desa-desa itu pada ADWI 2021 dapat memotivasi masyarakat setempat dalam pengembangan potensi pariwisata.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong desa-desa wisata ikut berkontribusi memulihkan perekonomian bangsa lewat ajang ADWI 2021.

Dalam Bimbingan Teknis dan Workshop Online ADWI 2021 Wilayah 2, Sandiaga mengatakan pengembangan desa wisata merupakan program unggulan dari Kemenparekraf/Baparekraf yang menjadi gerakan untuk memotivasi dan menanamkan rasa optimistis kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Lewat ADWI 2021, diharapkan akan menjadikan desa wisata sebagai desa yang berkembang dan menopang perekonomian bangsa,” ujar Sandiaga.

Ajang ini diharapkan dapat menjadikan desa wisata sebagai tempat menumbuhkembangkan pelaku ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saingnya melalui pembinaan kapasitas sumber daya manusia sehingga desa wisata yang dikelola oleh para peserta bisa menjadi desa wisata yang tangguh, berdaya saing, berkelas dunia, dan mampu membantu pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air.

“Kita juga meningkatkan digitalisasi dan kreativitas untuk meningkatkan keterampilan dalam menghadirkan konten-konten online yang menginspirasi, sehingga mari kita tebarkan optimisme, tebarkan harapan, dan jangan patah semangat,” kata Sandiaga. (ER/ANTARA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!