Lockdown Berjilid, COVID-19 di Malaysia Kembali Meledak

INIKEPRI.COM – Negeri Jiran, Malaysia kembali melaporkan sebanyak 15.573 kasus COVID-19 baru pada Jumat (23/7/2021). Ini menjadi rekor terbaru karena melampaui rekor tertinggi sebelumnya dengan lebih dari 2.000 kasus.

Dilansir Channel News Asia (CNA), Sabtu (24/7/2021) kasus COVID-19 ini juga menjadi catatan bahwasanya untuk pertama kalinya negara itu menembus angka 15.000 atas kasus positif harian.

Seperti, Daerah Lembah Klang sekali lagi menyumbang lebih dari setengah kasus mencapai 7.672, di Selangor dan 2.063 di Kuala Lumpur.

Begitupun juga 722 kasus baru di Johor dan 530 di Penang. Sementara itu, sebanyak 144 kasus kematian dan menjadikan jumlah korban menjadi 7.718 orang.

Dari data yang dihimpun, juga mencatat ada 939 pasien di unit perawatan intensif, dengan 456 diantaranya membutuhkan bantuan pernapasan.

Saat ini, warga Malaysia masih menunggu untuk menerima vaksin COVID-19 di pusat vaksinasi di Kuala Lumpur.

Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan 53,1% kasus baru tidak menunjukkan gejala sementara 45,6 persen memiliki gejala ringan. Sekitar 102 kasus atau 0,6 persen mengalami infeksi paru-paru, sementara 74 orang atau 0,5 persen membutuhkan oksigen. Sisanya 29 kasus atau 0,2 persen menggunakan ventilator dalam kondisi kritis.

Bulan Juli ini sendiri, telah menjadi bulan dengan beberapa rekor tertinggi untuk Malaysia, yang telah menerapkan penguncian wilayah secara nasional sejak 1 Juni.

Negara ini mencapai rekor tertinggi sebelumnya dengan 13.215 kasus pada minggu lalu.

Angka rekor juga dicapai pada 9 Juli, 10 Juli, 13 Juli, dan 14 Juli. Malaysia juga mencatat penghitungan harian tertinggi kedua pada 22 Juli dan menjadi hari paling mematikan sejak dimulainya pandemi pada 21 Juli dengan 199 kematian.

Lonjakan kasus terjadi di tengah berbagai masalah yang saat ini membebani negara, termasuk pergolakan politik di antara para pemimpin partai serta seruan untuk pembukaan parlemen. Warga mengambil tindakan dengan membawanya ke ranah Internet untuk mengungkapkan ketidaksenangan mereka dengan para pemimpin saat ini.

Mereka juga telah membentuk gerakan “bendera putih” dalam upaya membantu mereka yang paling terpukul oleh pandemi. Pasalnya warga tidak cukup didukung oleh upaya bantuan pemerintah.

Hingga Jumat, Malaysia telah melaporkan total 980.491 kasus COVID-19. Di mana 147.386 diantaranya adalah kasus aktif. (ER/CNBCINDONESIA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!