Lockdown Berjilid, COVID-19 di Malaysia Kembali Meledak

- Publisher

Minggu, 25 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/IST)

(FOTO/IST)

INIKEPRI.COM – Negeri Jiran, Malaysia kembali melaporkan sebanyak 15.573 kasus COVID-19 baru pada Jumat (23/7/2021). Ini menjadi rekor terbaru karena melampaui rekor tertinggi sebelumnya dengan lebih dari 2.000 kasus.

Dilansir Channel News Asia (CNA), Sabtu (24/7/2021) kasus COVID-19 ini juga menjadi catatan bahwasanya untuk pertama kalinya negara itu menembus angka 15.000 atas kasus positif harian.

Seperti, Daerah Lembah Klang sekali lagi menyumbang lebih dari setengah kasus mencapai 7.672, di Selangor dan 2.063 di Kuala Lumpur.

Begitupun juga 722 kasus baru di Johor dan 530 di Penang. Sementara itu, sebanyak 144 kasus kematian dan menjadikan jumlah korban menjadi 7.718 orang.

BACA JUGA:  Gedung Tertinggi Di Dunia, Burj Khalifa Dubai Punya 3 Waktu Berbuka Puasa

Dari data yang dihimpun, juga mencatat ada 939 pasien di unit perawatan intensif, dengan 456 diantaranya membutuhkan bantuan pernapasan.

Saat ini, warga Malaysia masih menunggu untuk menerima vaksin COVID-19 di pusat vaksinasi di Kuala Lumpur.

Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan 53,1% kasus baru tidak menunjukkan gejala sementara 45,6 persen memiliki gejala ringan. Sekitar 102 kasus atau 0,6 persen mengalami infeksi paru-paru, sementara 74 orang atau 0,5 persen membutuhkan oksigen. Sisanya 29 kasus atau 0,2 persen menggunakan ventilator dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:  Atasi Konflik Palestina, Menlu RI Desak Solusi Dua Negara

Bulan Juli ini sendiri, telah menjadi bulan dengan beberapa rekor tertinggi untuk Malaysia, yang telah menerapkan penguncian wilayah secara nasional sejak 1 Juni.

Negara ini mencapai rekor tertinggi sebelumnya dengan 13.215 kasus pada minggu lalu.

Angka rekor juga dicapai pada 9 Juli, 10 Juli, 13 Juli, dan 14 Juli. Malaysia juga mencatat penghitungan harian tertinggi kedua pada 22 Juli dan menjadi hari paling mematikan sejak dimulainya pandemi pada 21 Juli dengan 199 kematian.

BACA JUGA:  KBRI London Imbau WNI Waspada di Tengah Kerusuhan di Inggris dan Irlandia

Lonjakan kasus terjadi di tengah berbagai masalah yang saat ini membebani negara, termasuk pergolakan politik di antara para pemimpin partai serta seruan untuk pembukaan parlemen. Warga mengambil tindakan dengan membawanya ke ranah Internet untuk mengungkapkan ketidaksenangan mereka dengan para pemimpin saat ini.

Mereka juga telah membentuk gerakan “bendera putih” dalam upaya membantu mereka yang paling terpukul oleh pandemi. Pasalnya warga tidak cukup didukung oleh upaya bantuan pemerintah.

Hingga Jumat, Malaysia telah melaporkan total 980.491 kasus COVID-19. Di mana 147.386 diantaranya adalah kasus aktif. (ER/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim
AirFish Segera Layani Singapura–Batam, Transportasi Super Cepat Ini Ditargetkan Beroperasi Paruh Kedua 2026
Arab Saudi Tetapkan Tarawih 10 Rakaat dan Witir 3 Rakaat di Masjidil Haram dan Nabawi Selama Ramadan 1447 H
Euromaritime Jadi Panggung Batam Menarik Investasi Maritim

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Senin, 6 April 2026 - 05:55 WIB

Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:22 WIB

267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai

Senin, 9 Februari 2026 - 11:15 WIB

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terbaru