Kepri Yakin Segera Masuk PPKM Level 2

- Publisher

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Angka positivity rate yang semakin membaik, membuat Dinas Kesehatan optimis Provinsi Kepulauan Riau memasuki kategori penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua pada pertengahan September 2021.

“Kepri level dua, saya yakin dua pekan lagi sudah bisa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Mohammad Bisri dilansir dari ANTARA, Kamis 9 September 2021.

Positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Angka penularan kasus COVID-19 di Kepri terus menurun, sejalan dengan angka kesembuhan yang meningkat dan positivity rate yang juga terus membaik. Berbagai indikator itu diharapkan dapat membuat pemerintah menetapkan kebijakan PPKM level dua.

BACA JUGA:  Indonesia Berharap Masuk Daftar Diizinkan Umrah

Pada hari ini saja, Satgas COVID-19 Kepri mencatat tambahan 52 orang yang terkonfirmasi positif dan 72 orang sembuh dengan positivity rate 1,8 persen.

“Positivity rate kita baru bagus sepekan ini,” kata dia.

Besarnya angka positivity rate di Kepri didorong pencapaian di Kota Batam, yang hanya 0,53 persen. Sedangkan kabupaten kota lain di Kepri masih di atas 3 persen.

Begitu pula angka penularan COVID-19 di Kota Batam juga menurun drastis, seiring dengan meningkatnya jumlah pasien sembuh.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Sampaikan Pidato Nota Keuangan dan Ranperda APBD Perubahan 2023

Meski begitu, karena pemerintah menilai keseluruhan provinsi, maka penerapan PPKM di Batam masih pada level 3.

“Positivity rate Batam sudah di bawah 1 persen. Mestinya level (PPKM) turun. Tapi pertimbangan pemerintah tidak hanya angka itu. Sebab satu kesalahan saja, kasus bisa naik lagi,” kata dia.

Ia mengingatkan tingkat kasus aktif COVID-19 di tiga kabupaten kota di Kepri masih oranye, sehingga pemerintah masih harus berhati-hati dalam menetapkan kebijakan. Tiga kabupaten yang masih dalam level risiko sedang yaitu Tanjungpinang, Karimun, dan Natuna.

BACA JUGA:  Ansar-Marlin Tegaskan Hubungannya Sangat Baik

“Jangan sampai kerja keras seluruh pihak demi menekan penularan COVID-19 dalam enam bulan terakhir menjadi sia-sia,” kata dia mengingatkan.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Apalagi menghadapi kemungkinan masuknya varian Mu.

Ia menyampaikan, menurut para ahli, varian Mu tidak lebih parah dari Delta, namun menular dua kali lipat.

“Penanganannya sama, vaksinasi itu yang penting, kemudian mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai ada kontak,” kata dia. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Batam-Penang Buka Rute Penerbangan Langsung Mulai 18 Oktober 2026
GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan di Mentarau
Tak Perlu Datang ke Kantor, Warga Batam Bisa Urus Akta Kelahiran via IKD
Batam dan Medan Jajaki Kerja Sama Investasi, UMKM hingga Penyerapan Tenaga Kerja
Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga
Siswa MAN Insan Cendekia Batam Raih Beasiswa Pemerintah Rusia, Kuliah Teknik Nuklir di MEPhI
Progres Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani Capai 39,194 Persen, BP Batam Genjot Percepatan Konstruksi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Batam-Penang Buka Rute Penerbangan Langsung Mulai 18 Oktober 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:13 WIB

GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Tak Perlu Datang ke Kantor, Warga Batam Bisa Urus Akta Kelahiran via IKD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Batam dan Medan Jajaki Kerja Sama Investasi, UMKM hingga Penyerapan Tenaga Kerja

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga

Berita Terbaru