Bakamla Minta Nelayan Serbu Laut Natuna Pasca Kapal China Masuk

- Publisher

Minggu, 19 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dok. Bakamla)

(Foto: Dok. Bakamla)

INIKEPRI.COM – Pasca masuknya enam kapal perang China masuk perairan teritori wilayah Indonesia, tepatnya Natuna, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Laksdya TNI Aan Kurnia, kondisi terkini perairan tersebut dalam kondisi kondusif.

Bakamla telah mengamankan area perairan laut Natuna. Aan juga meminta kepada para nelayan tidak perlu khawatir untuk beraktivitas mencari ikan dan kegiatan lainnya

“Situasi di LNU (Laut Natuna Utara) tetap aman terkendali,” katanya, dilansir dari HOPS.ID.

Bakamla Minta Nelayan Serbu Laut Natuna

Laut Natuna merupakan jalur strategis pintu masuk dan keluar kapal yang berasal dari Selat Sunda dan Selat Malaka. Kondisi strategis itulah yang membuat Natuna banyak dilalui berbagai kapal.

BACA JUGA:  Ternyata Kapal Perang China yang Usik RI di Natuna Bawa Rudal Pemusnah Dahsyat

Terkait kapal China yang masuk perairan Natuna Utara terjadi bukan dalam waktu yang berdekatan. Ribuan kapal yang dimaksud juga yang termasuk di wilayah Laut China Selatan. Ini lantaran kedua laut berbatasan langsung.

Bakamla RI sudah menyampaikan sebuah rekomendasi kebijakan dan strategi di Laut Natuna Utara ke Kemenko Polhukam. Dalam usulan itu, Bakamlah ingin agar wilayah perbatasan tidak hanya diisi oleh kehadiran aparat. Tapi juga pelaku ekonomi.

BACA JUGA:  BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis tanpa Biaya Tambahan

“Termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM serta penelitian,” sambungnya.

Adapun langkah nyata yang dilakukan adalag dengan mendorong konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia yang bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi.

“Sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU,”pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, enam kapal China masuk ke Laut Natuna lengkap dengan kibaran bendera China hingga membuat nelayan setempat ketakutan.

Bahkan salah satu dari iring-iringan armada kapal China tersebut merupakan kapal perusak atau yang biasa disebut destroyer, dengan jenis Type 052D, Kunming-172.

BACA JUGA:  Tips Mudik Aman dengan Kendaraan Pribadi ala Polri

Menghimpun dari berbagai sumber, kapal perusak Kunming 172 adalah salah satu andalan yang dimiliki Angkatan Laut China.

Sebagaimana yang disematkan dalam julukan ‘Pembunuh Kapal Induk’, Kapal Kunming 172 Type 052D dipercaya memiliki rudal dahsyat yang mampu memusnahkan kapal lainnya.

Kapal perusak Kunming 172 Type 052D sendiri memasuki masa tugas bersama Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) pada 21 Maret 2014 silam. (RM/HOPS)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Batam

Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:40 WIB