Bakamla Minta Nelayan Serbu Laut Natuna Pasca Kapal China Masuk

INIKEPRI.COM – Pasca masuknya enam kapal perang China masuk perairan teritori wilayah Indonesia, tepatnya Natuna, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Laksdya TNI Aan Kurnia, kondisi terkini perairan tersebut dalam kondisi kondusif.

Bakamla telah mengamankan area perairan laut Natuna. Aan juga meminta kepada para nelayan tidak perlu khawatir untuk beraktivitas mencari ikan dan kegiatan lainnya

“Situasi di LNU (Laut Natuna Utara) tetap aman terkendali,” katanya, dilansir dari HOPS.ID.

Bakamla Minta Nelayan Serbu Laut Natuna

Laut Natuna merupakan jalur strategis pintu masuk dan keluar kapal yang berasal dari Selat Sunda dan Selat Malaka. Kondisi strategis itulah yang membuat Natuna banyak dilalui berbagai kapal.

Terkait kapal China yang masuk perairan Natuna Utara terjadi bukan dalam waktu yang berdekatan. Ribuan kapal yang dimaksud juga yang termasuk di wilayah Laut China Selatan. Ini lantaran kedua laut berbatasan langsung.

Bakamla RI sudah menyampaikan sebuah rekomendasi kebijakan dan strategi di Laut Natuna Utara ke Kemenko Polhukam. Dalam usulan itu, Bakamlah ingin agar wilayah perbatasan tidak hanya diisi oleh kehadiran aparat. Tapi juga pelaku ekonomi.

“Termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM serta penelitian,” sambungnya.

Adapun langkah nyata yang dilakukan adalag dengan mendorong konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia yang bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi.

“Sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU,”pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, enam kapal China masuk ke Laut Natuna lengkap dengan kibaran bendera China hingga membuat nelayan setempat ketakutan.

Bahkan salah satu dari iring-iringan armada kapal China tersebut merupakan kapal perusak atau yang biasa disebut destroyer, dengan jenis Type 052D, Kunming-172.

Menghimpun dari berbagai sumber, kapal perusak Kunming 172 adalah salah satu andalan yang dimiliki Angkatan Laut China.

Sebagaimana yang disematkan dalam julukan ‘Pembunuh Kapal Induk’, Kapal Kunming 172 Type 052D dipercaya memiliki rudal dahsyat yang mampu memusnahkan kapal lainnya.

Kapal perusak Kunming 172 Type 052D sendiri memasuki masa tugas bersama Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) pada 21 Maret 2014 silam. (RM/HOPS)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!