INIKEPRI.COM – Penganiayaan yang dialami oleh Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri, dijelaskan secara rinci oleh Kuasa hukum mantan Panglima FPI Maman Suryadi, Sugito Atmo Pawiro.
Saat itu, menurut Sugito kliennya tengah tertidur di dalam ruangan selnya. Namun, Maman Suryadi kaget karena tiba-tiba dibangunkan dari tidurnya oleh sesama penghuni tahanan.
Kliennya itu lalu diajak penghuni tahanan lain untuk menuju ke sel yang ditempati Muhammad Kece.
Sebab, saat itu Kece disebut tengah berceramah kepada para tahanan lainnya. Dalam ceramahnya itu, Kece mengeluarkan pernyataan kontroversial yang membuat marah beberapa tahanan termasuk Maman Suryadi.
“Kece ada bilang ‘jangan percaya Muhammad dan bawa-bawa ayat’. Mendengar itu dia dipegang kerahnya oleh Maman. Maman bilang ‘jangan bawa-bawa ayat kalau enggak paham’,” ungkap Sugito yang menirukan cerita kliennya itu.
Kemudian, kondisi seketika kacau di ruangan sel Muhammad Kece, hingga ada seseorang melemparkan kotoran manusia ke arah tersangka kasus penistaan agama itu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















