Wakil Wali Kota Tanjungpinang Ingatkan Disdik dan Sekolah Melaksanakan PTM dengan Bijak

- Publisher

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah meminta Dinas Pendidikan untuk benar-benar memperhatikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, baik Paud, TK, SD, dan SMP yang akan dilaksanakan Oktober mendatang.

“Songsong pelaksanaan PTM dengan bijak. Pastikan, semua peserta didik betul-betul menjalankan protokol kesehatan,” kata Endang, saat menyampaikan amanat dalam apel pagi, di kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Senin (27/9/2021).

Wakil Wali Kota juga mengingatkan pendidik dan tenaga pendidik harus pandai membangun keseimbangan dengan situasi seperti saat ini agar bisa merancang untuk meminimalisir penularan COVID-19 di lingkungan sekolah.

“Disdik dan pihak sekolah harus berhati-hati dan mawas diri. Utamakan penerapan prokes pada PTM nanti. Ini harus menjadi perhatian, supaya mutu pendidikan semakin baik dan anak-anak dapat belajar dengan aman dan terlindungi,” ucap Endang.

BACA JUGA:  Wawako Raja Ariza: Pemusnahan Narkotika Penting Selamatkan Generasi Muda

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati menyebut, satuan pendidikan Paud, TK, SD, dan SMP di Tanjungpinang sejak kemarin sudah siap melaksanakan PTM terbatas.

Tentu, berpedoman pada SKB 4 Menteri, surat edaran terbaru Gubernur Kepri, Satgas Covid-19 Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, serta izin dari orangtua murid.

“InsyAllah, PTM dimulai Senin (4/10). Tetapi, terlebih dahulu kita akan melakukan monitoring dan evaluasi persiapan PTM. Sebenarnya, rata-rata sekolah sudah siap, baik lingkungan maupun guru,” ucap Endang.

Endang mengaku, sangat berhati-hati untuk pelaksanaan PTM pada tingkat Paud dan SD. Hal ini, mengingat hampir semua peserta didik Paud dan SD masih belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 seperti siswa SMP.

BACA JUGA:  Peringatan HKGN 2022, 1.911 Anak di Tanjungpinang Serentak Sikat Gigi Bersama

“Yang menjadi kekhawatiran kita itu murid TK dan SD karena rentan adanya kerumunan. Makanya perlu pengawasan ekstra baik dari pihak sekolah dan guru,” ujarnya.

Untuk durasi pembelajaran, kata Endang, pihaknya mengatur ketentuan jam belajar untuk Paud dan SD 1 jam, SPM 2 jam. Sedangkan, teknis pengaturan jumlah siswa yang masuk pembelajaran tatap muka kita serahkan ke sekolah.

“Karena, setiap sekolah itu jumlah siswanya berbeda, jadi satuan pendidikan yang mengatur. Kita yang menentukan durasinya,” kata dia.

BACA JUGA:  Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemko Tanjungpinang Bangun RSUD Baru di Bukit Bestari

Dalam pelaksanaan PTM nanti, pihaknya harus memastikan semua anak-anak dalam kondisi sehat, begitu juga guru. Jika tidak dalam kondisi sehat, pembelajaran masih bisa dilakukan secara daring.

“Yang penting itu izin orangtua murid. Surat izin yang kita berikan tidak perlu bermaterai, cukup tanda tangan orangtua murid saja. Karena, kita tidak mahu membebankan orangtua,” tambah dia.

Sebagai informasi, data dinas pendidikan mencatat jumlah peserta didik dan guru tingkat TK/Paud sebanyak 796 orang dan guru sebanyak 234 orang.

Untuk jumlah siswa SD sebanyak 23.176 orang dan guru 1.262 orang. Sedangkan, jumlah siswa SMP sebanyak 10.446 orang dan guru 660 orang. (ET)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru