Air Kelapa Bisa Menghilangkan Efek Samping Vaksin COVID-19, Benarkah?

- Publisher

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Entah dapat informasi dari mana, nyatanya masih banyak saja yang mempercaya air kelapa dapat menghilangkan efek samping dari vaksin COVID-19. Padahal hal ini sama sekali tak ada kaitannya.

Jadi begini, sebagian masyarakat percaya bahwa vaksin adalah sebuah racun yang bisa menimbulkan berbagai efek samping pada tubuh jika disuntikkan. Padahal sebenarnya hal ini adalah tak benar.

BACA JUGA:  Cerita Dokter Soal Pengalaman Setelah Disuntik Vaksin Sinovac Vs Moderna

Seperti yang disampaikan oleh dokter ahli penyakit dalam di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Edi Hidayat.

Ia mengatakan bahwa kandungan material di dalam vaksin COVID-19 adalah antigen yang bertujuan untuk membentuk antibodi.

Jadi kandungannya bukan seperti yang dikira oleh sebagian masyarakat yakni sebuah racun yang harus dibasmi.

“Jadi, jangan berpikir minum air kelapa untuk menetralisir racun. Vaksin itu bukan racun,” ujarnya dikutip dari ANTARA.

BACA JUGA:  Kemenkes Minta Fasyankes tidak Meresepkan Obat Bentuk Cair ke Anak

Walau demikian, bukan berarti air kelapa tak baik. Malah dengan meminum air kelapa tubuh kamu benar-benar lebih bagus lagi.

Pasalnya air kelapa mengandung sejumlah senyawa, seperti natrium, fosfor, kalsium, karbohidrat, dan vitamin yang dapat memperkuat kekebalan tubuh untuk setiap 100 mililiter.

BACA JUGA:  Ini Plus Minus Diet Puasa atau Intermittent Fasting

Maka dari itu, dengan minum air kelapa malah tak menghilangkan racun yang dikira tapi justru meningkatkan imunitas, sama seperti fungsi vaksin COVID-19.

“Yang harus dipahami oleh masyarakat, kita divaksin supaya tidak terinfeksi COVID-19, sekaligus mencegah kematian. Kalaupun misalnya sudah divaksin terkena COVID-19, efeknya sangat kecil, karena imunitas tubuh kita sudah diperkuat,” jelas Edi. (ER/INDOZONE)

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru