Duh! Waspadai Virus Baru Menyebar di Jepang, Menular Melalui Kutu

- Publisher

Kamis, 7 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Virus baru membuat heboh dan geger di negeri sakura Jepang.

Para peneliti di negara tersebut menemukan virus baru yang bisa menimbulkan penyakit yang menginfeksi manusia.

Virus yang dinamai Yezo ini, menular melalui gigitan kutu. Penyakit yang disebabkan memiliki sejumlah gejala, mulai dari demam, penurunan trombosit sel darah merah dan darah putih.

Hal ini terungkap pertama kali kala seorang pria berusia 41 tahun dirawat tahun 2019. Ia mengeluh demam dan nyeri kaki, setelah digigit kutu saat berjalan di Hutan Hokkaido.

BACA JUGA:  Program CKG Sekolah Diluncurkan, Investasi Kesehatan Anak dan Remaja

Ia dipulangkan setelah dirawat dua minggu. Namun tahun berikutnya, gejala serupa muncul ke seorang pasien baru setelah digigit hewan yang sama.

Hal ini membuat peneliti melakukan kajian di Universitas Hokkaido. Mereka menemukan jejak virus Yezo di lima pasien lagi sejak tahun 2014 namun kali ini dengan tanda lain, fungsi hati yang abnormal.

BACA JUGA:  India Bawa Kabar Baik! Vaksin Corona Siap di Uji

“Setidaknya tujuh orang telah terinfeksi virus baru ini di Jepang,” kata ahli virologi Institut Internasional untuk Pengendalian Zoonosis Keita Matsuno dalam pernyataan pers Universitas Hokkaido, dikutip Newsweek dari jurnal Nature Communications, Rabu (6/10/2021).

BACA JUGA:  Begini Panduan WHO Penggunaan Masker pada Anak Berdasarkan Usia

Saat ini, memang belum ada kematian dilaporkan terkait virus Yezo. Namun peneliti mengharapkan penelitian dilakukan di seluruh Jepang.

“Semua kasus infeksi virus Yezo yang kami ketahui sejauh ini tidak menyebabkan kematian, tetapi kemungkinan besar penyakit itu ditemukan di luar Hokkaido, jadi kami perlu segera menyelidiki penyebarannya,” kata peneliti uiversitas lagi. (RM/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Berita Terbaru