Mike Tyson Diminta Jadi Duta Tanaman Ganja

- Publisher

Minggu, 28 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mike Tyson di ladang ganja indoor miliknya. Foto: NET

Mike Tyson di ladang ganja indoor miliknya. Foto: NET

INIKEPRI.COM – Legenda tinju dunia, Mike Tyson diminta menjadi duta tanaman ganja untuk sebuah negara di Benua Afrika, Malawi. Sebagaimana diketahui bahwa Tyson saat ini tengah menggeluti bisnis daun ganja di Amerika Serikat.

Pemerintah ingin mengikat beberapa investor dan bahkan pembeli potensial,” kata juru bicara Kementerian Pertanian Malawi, Gracian Lungu mengatakan kepada kantor berita AFP, melansir Vice.

BACA JUGA:  MUI Kaji Fatwa Ganja untuk Medis

Kepala Asosiasi Ganja AS cabang Malawi, Wezi Ngalamila, mengatakan bahwa Tyson yang kini berusia 55 tahun itu telah menerima undangan dan berencana mengunjungi Malawi.

Tahun lalu Malawi, yang terkenal dengan varietas ganja Malawi Gold-nya, melegalkan budidaya gulma untuk tujuan pengobatan. Kini, Malawi berharap dapat melakukan ekspor ganja ke luar negeri untuk meningkatkan sektor ekonomi.

BACA JUGA:  6 Negara yang Melegalkan Ganja, Mana Saja?

Namun, penunjukkan Tyson sebagai duta ganja Malawi menuai kritik kelompok masyarakat sipil di negara tersebut. Pasalnya, Tyson merupakan mantan narapidana yang dipenjara tahun 1992 atas kasus pemerkosaan remaja berusia 18 tahun di Indiana.

“Kami tidak dapat memahami mengapai Malawi ingin memiliki pemerkosa terpidana sebagai duta mereknya, terutama saat ini, ketika upaya untuk mengekang kekerasan terhadap perempuan adalah bagian dari agenda pemerintah,” demikian pernyataan kelompok tersebut.

BACA JUGA:  Kloter Pertama Jemaah Haji 2020 Tiba di Mekkah, Alhamdulillah!

Malawi adalah salah satu dari banyak negara di Afrika, termasuk Lesotho, Maroko, Rwanda, dan Zambia, yang telah mendekriminalisasi penggunaan ganja atau melegalkan budidaya obat. (DI/MINEWS)

Berita Terkait

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya
Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:10 WIB

Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan Memuncak, AS Serang Sistem Pertahanan dan Armada IRGC Iran

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:40 WIB

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar Empat Bulan Setelah Tewas, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Berita Terbaru