Perintah Jokowi: Booster Vaksin COVID-19 Dimulai Januari 2022

- Publisher

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi vaksinasi COVID-19. Foto: SHUTTERSTOCK

Ilustrasi vaksinasi COVID-19. Foto: SHUTTERSTOCK

INIKEPRI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penyuntikan booster vaksin COVID-19 (dosis ketiga) dimulai pada bulan Januari 2022.

Hal Ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat terbatas evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/12/2021).

“Bapak Presiden juga minta kegiatan booster (vaksin COVID-19) dimulai bulan Januari,” ujar Airlangga dalam konferensi pers digital, dilansir dari CNBCINDONESIA.

BACA JUGA:  Jelang Nataru, PLN Terapkan Masa Siaga Kelistrikan Nasional

Airlangga mengatakan akan segera memfinalkan aturan terkait penyuntikan booster vaksin COVID-19.

Nantinya booster ini akan dilakukan melalui dua skema. Yakni, penerima bantuan iuran (PBI) BPJ Kesehatan akan digratiskan dan non-PBI berbayar.

“Kami akan finalkan berbasis PBI dan Non PBI, ini akan diatur dengan Permenkes dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

BACA JUGA:  Ferdinand Hutahaean Ajukan Penangguhan Penahanan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini, mengatakan uji klinis akan dilakukan dalam rangka persiapan, selain itu lembaga internasional juga sudah memberikan rekomendasi terkait vaksin yang cocok supaya vaksin lebih efektif menangani
Selain itu Airlangga memberikan update mengenai tingkat vaksinasi nasional, Rata-rata vaksinasi nasional dosis 1 sudah mencapai 68,4% sementara dosis 2 suda 47% dari jumlah populasi Indonesia.

BACA JUGA:  Modus Bobol Uang di ATM 'Ngelem', BI: Hati-Hati

Namun masih ada 9 provinsi yang tingkat vaksinasinya kurang dari 50%.Mulai dari Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Utara, Aceh dan Papua. (RP/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027
Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Capaian Program dan Target Ekonomi 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Berita Terbaru