5 WNI Masuk Daftar Hitam Amerika, Gara-gara ISIS

- Publisher

Rabu, 11 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ternyata ada lima warga negara Indonesia (WNI) masuk daftar hitam Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Pemerintah AS menuding kelima WNI itu bergabung dengan warga negara Suriah dan Turki untuk mendukung milisi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Kelima WNI itu mendapatkan sanksi lantaran dianggap sebagai fasilitator keuangan ISIS.

BACA JUGA:  Sumbang Devisa Terbesar Kedua, Pemerintah Maksimalkan Pelindungan Pekerja Migran

“Amerika Serikat sebagai bagian dari koalisi global untuk memerangi ISIS berkomitmen untuk mencegah ISIS menghimpun dan memindahkan dana lintas yurisdiksi,” kata Wakil Menteri Keuangan AS untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian Nelson.

Sanksi berupa pembekuan aset di AS dan larangan bagi warga Amerika Serikat untuk berurusan dengan mereka. Kelima warga negara Indonesia itu adalah

  • Dwi Dahlia Susanti
  • Rudi Heryadi
  • Ari Kardian
  • Muhammad Dandi Adhiguna
  • Dini Ramadhani.
BACA JUGA:  Teriak Saat Berhubungan Seks, Wanita Dikomplain Tetangga: Mirip Babi

Menurut keterangan di situs web Depkeu Amerika Serikat, kelimanya memiliki kewarganegaraan Indonesia.

Depkeu Amerika Serikat menuduh kelima WNI itu berperan dalam memfasilitasi perjalanan anggota ISIS ke Suriah dan wilayah operasi mereka yang lain.

Kelima WNI itu juga melakukan pengiriman dana untuk mendukung kegiatan milisi tersebut di kamp-kamp pengungsi Suriah. Depkeu Amerika Serikat mengatakan jaringan tersebut menghimpun dana di Indonesia dan Turki.

BACA JUGA:  Wanita Arab Saudi Melahirkan 10 Bayi Kembar Secara Alami

“Sebagian di antaranya digunakan untuk membiayai penyelundupan anak-anak dari kamp-kamp tersebut dan mengirim mereka ke para petempur ISIS sebagai calon anggota,” katanya. (RP/MINEWS)

Berita Terkait

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
AS: Jalur Pelayaran Sementara di Selat Hormuz Dibuka Tanpa Izin dan Biaya
Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?
Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk ke Negaranya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Senin, 7 September 2026 - 10:51 WIB

BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

Berita Terbaru