Indonesia Jadi Pusat Pelatihan Nuklir Satu-satunya di ASEAN

- Publisher

Sabtu, 15 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir). Foto: Istimewa

Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir). Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Bukan hanya Amerika Serikat atau bahkan Iran, Indonesia juga akan bisa memiliki ahli-ahli nuklir handal, karena Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengeola Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir).

Itu adalah sekolah kedinasan dan merupakan sekolah vokasi nuklir pertama dan satu-satunya di Indonesia.

“Pada pertemuan dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) atau Badan Tenaga Atom Internasional yang berkantor pusat di Wina, saat berkunjung September lalu, memroyeksikan Poltek Nuklir menjadi pusat pelatihan dan penyelenggara pelatihan IAEA regional Asia Tenggara,” kata Direktur Poltek Nuklir Zainal Arief yang dikutip Sabtu 15 Oktober 2022.

BACA JUGA:  Menkes Ganti Istilah ODP, PDP, hingga OTG Corona

Sekolah kedinasan itu bukan hanya menerima mahasiswanya untuk mendapat ijazah dan sertifikasi, tetapi setiap mahasiswa juga harus menguasai softskill.

Pada Sabtu 15 Oktober 2022 ini, Poltek Nuklir mewisuda 98 mahasiswa yang terdiri dari 29 mahasiswa program studi teknokimia nuklir (TKN), 28 dari program studi elektronika instrumentasi (Elins), dan 41 Mahasiswa program studi elektromekanika (Elmek).

BACA JUGA:  Bahan Baku Lengkap, Indonesia Berpeluang Jadi Produsen Mobil Listrik Dunia

Jumlah lulusan predikat dengan pujian (cumlaude) adalah 45 orang terdiri dari 15 orang TKN, 10 orang Elins, dan 20 orang dari Elmek.

Di antara mahasiswa itu ada lima yang sudah yang sudah diterima bekerja yaitu satu orang di Kejaksaan Negeri Padang, dan empat orang di industri (PT. Indotimas Sakti Perkasa, PT. Esco Bintan Indonesia dan PT. Pesat Servis Industri).

BACA JUGA:  Hari Santri 2020 Usung Tema Santri Sehat Indonesia Kuat

Sedangkan alumni yang diwisuda 2021 dalam kurun waktu enam bulan sudah terserap di dunia industri sebesar 66,67 persen

Sedangkan alumni yang sudah terserap dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan yaitu sebanyak 27 orang atau 40,90 persen. (RP)

Berita Terkait

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya
Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:09 WIB

ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:13 WIB

Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

Mulai 10 Juni 2026! Pertamax RON 92 Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Berita Terbaru