PPP Usung Ganjar Pranowo jadi Capres 2024, Berikut Sederet Alasannya

- Publisher

Rabu, 26 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres yang didukung PPP. Deklarasi digelar di Sleman, Rabu (26/4/2023). Foto: suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana

Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres yang didukung PPP. Deklarasi digelar di Sleman, Rabu (26/4/2023). Foto: suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana

Mardiono juga kemudian menjelaskan lebih jauh, penetapan pilihan dukungan PPP kepada bakal calon presiden didasarkan atas beberapa alasan dan pertimbangan antara lain:

Pertama, dukungan politik kepada Ganjar merupakan upaya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan 2024-2029. Dukungan serupa, menurut Mardiono, telah pernah diberikan PPP pada Pilkada Jateng 2018-2023.

“PPP telah menghantarkan beliau menjadi gubernur Jawa Tengah yang berpasangan dengan kader PPP Gus Taj Yasin yang merupakan putera dari almarhum KH Maimun Zubair, beliau adalah guru kami semua,” kata Mardiono.

BACA JUGA:  Wapres Ma'ruf Amin: Capaja TNI-Polri Harus Siap Mengawal Visi Indonesia Emas 2045

BACA JUGA :

SMRC: Ganjar Jadi Modal PDIP Pimpin Koalisi Besar

Kedua, PPP menitipkan politik amar ma’ruf nahi munkar kepada Ganjar untuk diimplementasikan. Mardiono menekankan agar prinsip poitik religius diterapkan.

“Sebab PPP yakin, seyakin-yakinnya, bahwa dengan kultur NU beliau pasti memiliki visi yang sama dengan PPP. Semoga Indonesia yang didambakan oleh umat dan pendiri bangsa ini dapat menjadi negeri baldatun thoyyibatun warabbun ghaffur,” kata Mardiono.

Ketiga, lanjut dia, PPP memandang bahwa kapasitas, integritas, dan akseptabilitas, Ganjar sangat layak untuk menduduki posisi sebagai presiden. Selain itu, dukungan popularitas dan elektabilitas sebagai politisi telah dibuktikan beragam survei dengan menempatkan posisi teratas bila dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lainnya.

BACA JUGA:  Survei Litbang "Kompas”: Pemilih Nasdem Lebih Memilih Ganjar

Kemudian, menurut Mardiono secara historis, Ganjar merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan PPP. Ini karena karena sang mertua, Ahmad Supriadi, pernah menjabat sebagai ketua DPC PPP Purbalingga selama 4 periode 1973-1991. Kemudian selama lima periode beliau menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Purbalingga hingga menjadi Anggota MPR RI dari PPP.

BACA JUGA:  Yurianto: Orang Terinfeksi Corona Bisa Tak Kelihatan Sakit

“Hingga saat ini rumah mertua beliau juga masih digunakan sebagai kantor DPC PPP di Purbalingga. Kakar ipar beliau bernama Nurul Hidayah saat ini menjabat sebagai ketua DPC PPP Purbalingga sekaligus anggota Fraksi PPP DPRD Jateng,” ujar Mardiono.

Keenam, menurut dia, berdasarkan forum Rapimnas kelima PPP, maka DPP PPP akan berusaha secara maksimal melakukan komunikasi dan langkah-langkah untuk mendorong agar PPP dapat bakal calon wakil presiden mendampingi Ganjar. (RP)

Berita Terkait

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Nasib Driver Ojol Mulai Terungkap, RUU Baru Atur Status hingga Hak Pekerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Berita Terbaru