Plt Menkominfo Ajak Bos Media Lawan Serangan Fajar Pemilu 2024

- Admin

Selasa, 4 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Menkominfo Mahfud MD. Foto: Istimewa

Plt Menkominfo Mahfud MD. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Para pemimpin media, baik Lembaga Penyiaran Publik (LPP) maupun Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) diajak untuk melawan serangan fajar yang merupakan bagian dari politik uang, untuk membangun Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Berintegritas dan Berkualitas.

“Serangan fajar itu bagian dari penyakit pemilu yang bersumber dari politik uang. Di antara gangguan terhadap pemilu berkualitas dan berintegritas itu ada dua, satu politik idenditas, kedua politik uang,” ujar Pelaksana Tugas Menteri Komunikasi dan Informatika (Plt Menkominfo), Mahfud MD, dalam Media Gathering Sosialisasi Pemilu 2024 “Hajar Serangan Fajar” di Hotel Pullman, Jakarta, pada Senin (3/7/2023).

Mahfud yang juga Menko Polhukam itu mengatakan, istilah “Serangan Fajar” berasal dari judul film propaganda kekuatan Presiden Soeharto sebagai tokoh sentral perjuangan bangsa ini yang dirilis pada 1982 silam disutradarai Arifin C Noer. Film itu merupakan salah satu dari trilogi film propaganda serupa, yakni Janur Kuning dan G 30S PKI.

Baca Juga :  Menkominfo Ajak PB HMI Ikut Melawan Judi Online

Sekarang menurutnya, serangan fajar sudah dipakai untuk istilah politik uang transaksional, dimana orang membayar agar seseorang memilih calon yang diinginkan pemberi uang dengan janji-janji.

“Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuat Indeks Kerawanan Pemilu, (hasilnya) itu masih ada politik uang atau serang fajar dan Polri juga membuat indeks kerawanan pemilu (IKP) dan indeks potensi kerawanan pemilu (IPKP), itu masih melihat politik uang sesuatu yang mengancam kita,” jelas Mahfud MD.

Selain itu, lanjut Plt Menkominfo Mahfud, hasil survei LIPI 2019 mengungkapkan sebanyak 47,4 persen responden membenarkan bahwa pemilu 2019 diwarnai oleh politik dan 46,7 persen menganggap politik uang itu bisa dimaklumi.

“Itu menjadi peringatan bagi kita semua politik uang selalu ada,” imbuhnya.

Plt Menkominfo Mahfud menuturkan, serangan fajar memiliki dua jenis sasaran yakni perorangan yang diberikan melalui amplop dan borongan yang diberikan melalui sponsor dengan kompensasi bermacam-macam, seperti izin proyek dan lainnya.

Baca Juga :  Bea Cukai Sikapi Maraknya Impor Pakaian Bekas

Petugas Pemilu juga tak luput dari serangan fajar dengan tujuan untuk mendongkrak jumlah suara calon tertentu di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di tingkat Kabupaten dengan memanfaatkan celah tidak adanya saksi yang dikenal.

“Mari kita buatkan rasa cinta kita terhadap bangsa ini agar akan menjadi jauh lebih baik manakala kita menyelenggarakan demokrasi lebih baik dan pemilu yang bermartabat, itu sangat penting artinya jika selalu disuarakan oleh media massa,” tutur Plt Menkominfo.

Direktur Jenderal Infomasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong, menambahkan untuk mewujudkan pemilu yang demokratis berintegritas bermartabat, jujur, adil dan transparan.

Pihaknya bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkampanyekan antipolitik uang dengan tag line Hajar Serangan Fajar

“Jadi tugas (Kominfo) untuk Pemilu 2024 itu adalah Komunikasi Publik. Di sisi lain KPK itu punya program kampanye, jadi kominfo dengan KPK ini punya tugas yang kurang lebih sama, (Mewujudkan) Pemilu Demokratis Bermartabat Berintegritas,” katanya.

Baca Juga :  GPK Kepri Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024

Dalam hal ituu, Kementerian Kominfo dan KPK bekerja sama mengajak partisipasi LPS dan LPP dalam kampanye melawan Politik Uang, khususnya Serangan Fajar melalui media televisi (TV).

Media TV dipilih sebagai sarana kampanye karena berdasarkan survei, orang Indonesia itu masih menonton TV dan menjadikan TV sebagai sumber informasi dan hiburan.

“Oleh sebabnya kita dalam kesempatan ini memfasilitasi KPK ya untuk mengajak LPS dan LPP berpartisipasi mengkampanyekan anti politik uang atau kampanye hajar Serangan Fajar itu,” pungkas Dirjen IKP Kominfo.

Acara itu turut dihadiri Dirjen IKP Kominfo Usman Kansong, Sekretaris Kementerian Kominfo Mira Tayyiba, Dirjen PPI Kominfo Wayan Toni Supriyanto, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan sejumlah pejabat Kementerian Kominfo, KPK dan Kemenko Polhukam. (DI)

Berita Terkait

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan
Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru
Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi
Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui
Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya
Endipat Sentil Kinerja Komdigi, Tegaskan Kritik Bukan Ditujukan kepada Relawan
PPPK BGN 2025 Resmi Dibuka, Begini Tata Cara dan Syarat Lengkap Pendaftarannya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:58 WIB

Puasa 2026 Segera Tiba, Siswa Dapat Libur Tiga Hari di Awal Ramadan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:54 WIB

Polri Mulai Berlakukan KUHP dan KUHAP Baru, Penegakan Hukum Masuki Babak Baru

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:19 WIB

Cara Cek Hasil Nilai TKA Kemendikdasmen 2025, Lengkap dan Resmi

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:17 WIB

Mulai Januari 2026, Sebut Teman ‘Anjing’ Bisa Berujung Bui

Senin, 22 Desember 2025 - 17:30 WIB

Hakim PN Batam Dipecat Tidak Hormat, Terbukti Selingkuh dengan Anggota Ormas

Berita Terbaru