VIVEK RAMASWAMY
Mantan investor dan eksekutif bioteknologi berusia 38 tahun ini merintis sebuah perusahaan pada 2022 untuk menekan perusahaan-perusahaan agar meninggalkan inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Tokoh luar partai ini memicu perbincangan dalam kalangan akar rumput sebagai alternatif potensial bagi Trump. Dia adalah pendukung setia sang mantan presiden dan sudah menyatakan akan memaafkan Trump jika dia memenangkan kursi Gedung Putih.
NIKKI HALEY
Mantan gubernur South Carolina dan duta besar Trump untuk PBB berusia 51 tahun itu menekankan bahwa usianya yang lebih muda dibandingkan dengan Biden dan Trump serta latar belakangnya sebagai putri imigran India.
Haley terkenal memiliki reputasi dalam Partai Republik sebagai seorang konservatif tangguh yang memiliki kemampuan mengatasi isu-isu gender dan ras dengan cara yang lebih kredibel dibandingkan rekan-rekannya.
Dia juga menyatakan dirinya pembela setia kepentingan Amerika di luar negeri. Menurut jajak pendapat, dia mendapat dukungan satu digit dari kalangan Partai Republik.
BACA JUGA :
Akun Donald Trump Resmi Dihapus Twitter Selamanya
TIM SCOTT
Satu-satunya senator kulit hitam AS dari Partai Republik ini hanya terkenal di negara bagian asalnya, South Carolina, namun optimisme dan fokusnya dalam menyatukan partainya yang terpecah belah telah membantunya membedakan pendekatan yang lebih agresif ketimbang Trump dan DeSantis.
Namun para pendukung Scott mengakui bahwa meskipun sikapnya yang ceria menjadi nilai jual, tapi itu mungkin tidak cukup memenangkan dia.
Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, pria berusia 57 itu mendapatkan 1 persen dukungan dari kalangan Partai Republik.
ASA HUTCHINSON
Mantan gubernur Arkansas ini resmi mencalonkan diri pada April dengan seruan agar Trump mundur demi fokus menghadapi dakwaan pertamanya.
Pria berusia 72 itu menyanjung pengalamannya memimpin negara bagian yang sangat konservatif sebagai bukti bahwa dia bisa mewujudkan kebijakan yang dipedulikan pemilih Partai Republik, dengan menyebutkan kebijakan memangkas pajak dan membuka lapangan kerja baru.
Namun, popularitas namanya hanya besar di Arkansas. Dalam survei Reuters/Ipsos, dia tidak mendapat dukungan dari kaum Republiken.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















