Pemerintah Arab Saudi Dituding Penjarakan Dua Ulama Islam Terkemuka

- Publisher

Rabu, 9 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Selain hukuman pembunuh Jamal Khashoggi yang dianggap terlalu ringan, Arab Saudi juga sedang diguncang isu penahanan dua ulama Islam terkemuka. Keduanya adalah Sheikh Abdullah Basfar dan Sheikh Saud Al-Funaisan.

Kabar itu diramaikan oleh pemilik akun twitter Prisoners of Conscience @m3takl_en. Akun tersebut mengungkapkan kedua cendikiawan Islam tersebut ditahan sejak Agustus 2020 dan Maret 2020.

BACA JUGA:  Arab Saudi Cabut Larangan Masuk Bagi WNI

Hingga hari ini belum ada keterangan resmi perihal penahanan kedua orang terkemuka tersebut.

Baca Juga : Kemenag: Penceramah Bersertifikat, Bukan Sertifikasi Penceramah

Seperti dilansir world-today-news.com, akun Prisoners of Conscience hanya menyatakan bahwa Sheikh Dr Abdullah Basfar ditahan sejak Agustus 2020. Sedangkan, Sheikh Saud Al-Funaisan ditahan sejak Maret 2020.

BACA JUGA:  Arab Saudi Segera Mulai Buka Kembali Umrah untuk Jamaah Lokal

Sheikh Abdullah BAsfar adalah seorang profesor di departemen Sharia dan Studi Islam Universitas King Abdul Aziz di Jeddah. Dia juga mantan Sekretaris Jenderal Organisasi Kitab dan Sunnah Dunia.

Laporan penahanan Sheikh Abdullah bertepatan dengan laporan penahanan Sheikh Saud Al-Funaisan, yang ditangkap pada bulan Maret.

Sementara, Al-Funaisan adalah seorang profesor universitas dan mantan dekan fakultas Syariah di Universitas Al-Imam Riyadh.

BACA JUGA:  Arab Saudi Gelar Pesta Kostum Macam Halloween, Pertanda Kiamat?

Spekulasi yang berkembang, penahanan kedua ulama tersebut dipandang sebagai bagian dari tindakan keras terhadap ekstremisme di kerajaan.

Hal itu diduga berdasarkan rencana Putra Mahkota Saudi Mohamed Bin Salman untuk menghapus identitas agama Arab Saudi.

Sumber : www.minews.id

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru