Bilah Terakhir Sayap Garuda Kantor Presiden di IKN Selesai Dipasang

- Publisher

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan Bilah terkahir Sayap Garuda Kantor Presiden di IKN. Foto: Biro Komunikasi Publik PUPR

Pemasangan Bilah terkahir Sayap Garuda Kantor Presiden di IKN. Foto: Biro Komunikasi Publik PUPR

INIKEPRI.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pemasangan bilah terakhir dan tertinggi (topping off) Sayap Barat Selubung Garuda untuk Gedung Kantor Presiden Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara pada Sabtu (20/7/2024).

Pemasangan bilah terakhir ini disaksikan langsung oleh Menteri PUPR yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, dan Nyoman Nuarta, Presiden Direktur PT Siluet Nyoman Nuarta, pada Sabtu malam.

Menteri PUPR menyampaikan bahwa pemasangan bilah ke-4650 ini menandai akhir dari pengerjaan pembangunan landmark yang akan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Indonesia di masa depan. “Alhamdulillah, kita menyaksikan pemasangan bilah ke-4650 yang menandai selesainya pembangunan Garuda ini,” ujar Menteri PUPR dalam laporan yang diterima INIKEPRI.COM, pada Senin (22/7/2024).

BACA JUGA:  Belanda Akan Kembalikan Benda Bersejarah dan Harta Karun Indonesia

Selain menjadi tanda berakhirnya pembangunan Garuda, pemasangan ini juga menandai selesainya pembangunan Gedung Kantor Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Nyoman Nuarta menambahkan bahwa burung garuda raksasa ini didesain dengan bentangan sayap sepanjang 177 meter dan tinggi 77 meter. “Mudah-mudahan ke depannya, hingga tanggal yang ditentukan, kita bisa menyelesaikannya dengan baik, termasuk pemasangan bilah dan elemen lainnya,” ucap Nyoman.

BACA JUGA:  Luasnya Empat Kali Jakarta, IKN akan Jadi Kota Layak Huni

Sebagai informasi, bilah selubung sayap garuda ini dikirim langsung dari lokakarya PT Siluet Nyoman Nuarta di NuArt Sculpture Park, Bandung, ke ibu kota negara baru di Penajam Paser, Kalimantan Timur. Bahan dasar dari bilah sayap tersebut terbuat dari kuningan dan baja antikarat produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

BACA JUGA:  Kongres KNPI XVI Maluku Utara, 34 DPD dan 80 OKP: Sepakati Haris Pertama Dua Periode

Sebelumnya, pemasangan bilah perdana dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (17/9/2023). Patung Garuda itu dibangun dengan 4.661 bilah selubung, di mana setiap selubung memiliki berat 0,3 ton. Total bobot Patung Garuda IKN adalah 1.398,3 ton.

Dengan selesainya pemasangan bilah terakhir ini, diharapkan Gedung Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara dapat menjadi simbol kebanggaan dan semangat baru bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terbaru