Luasnya Empat Kali Jakarta, IKN akan Jadi Kota Layak Huni

- Publisher

Minggu, 18 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono pada Seminar Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional 2024 yang bertema Masa Depan Pasca IKN, Sabtu (17/2/2024). Foto: Otorita IKN

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono pada Seminar Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional 2024 yang bertema Masa Depan Pasca IKN, Sabtu (17/2/2024). Foto: Otorita IKN

INIKEPRI.COM – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan bahwa Nusantara memiliki luas wilayah empat kali lebih besar dari Jakarta. Nusantara juga akan menjadi kota layak huni atau liveable.

Hal tersebut disampaikan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono pada Seminar Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional 2024 yang bertema Masa Depan Pasca IKN, Sabtu (17/2/2024).

“Yang menarik ibu bapak sekalian, adalah ini empat kali luas Jakarta tapi penduduknya paling 2 juta. Kenapa, kita nggak mau ngulangin apa yang terjadi di kota-kota di Indonesia yang over capacity. Over dari kapasitas lingkungan dan sumber daya yang ada untuk memenuhi hidup,” kata Bambang Susantono.

Menurut Bambang, Bambang IKN juga akan menjadi kota yang layak huni. Untuk membangun IKN yang layak huni, Otorita IKN sudah mempelajari caranya ke Finlandia.

BACA JUGA:  Sejarah Baru, Pemilu Pertama di IKN Berlangsung Lancar

“IKN ini akan menjadi kota livable, kota yang layak huni dan lovable city, kota yang dicintai. Untuk jadi livable itu kita sampai belajar ke Finlandia. Kenapa Finlandia? Karena Finlandia adalah katanya negara ter-happy di dunia,” ujar Bambang.

BACA JUGA:

Bukti Kepercayaan Investor, Investasi di IKN Capai Rp41,4 Triliun

Ia mengungkapkan, jumlah penduduk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diprediksi akan menyentuh 1,9 juta jiwa pada 2045. Namun pada tahap pertama IKN yaitu periode 2022-2024, penduduk IKN baru mencapai sekitar 250 ribu jiwa.

BACA JUGA:  Pendaftaran CPNS 2021 Segera Dibuka, Jangan Lupa Siapkan Dokumen Ini Ya!

“Tapi yang ingin saya perlihatkan di sini kita itu bangun sampai 2045 nafasnya harus panjang. Yang kita selesaikan sekarang baru tahap 1 nih. Dengan jumlah penduduk mungkin 200 ribuan lah, 250 ribuan ya,” kata Bambang.

Sebagai informasi, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1227 Tahun 1989, luas wilayah Provinsi DKI Jakarta adalah 7.659,02 km2.

Luasan itu terdiri dari daratan seluas 661,52 km2, termasuk 110 pulau di Kepulauan Seribu, dan lautan seluas 6.997,50 km2. Jumlah penduduk pada 2022 tercatat sekitar 10,67 juta jiwa.

Dikonversi ke hektare, DKI Jakarta memiliki total luas 765.900 hektare, dengan rincian 66.152 hektare daratan dan 699.700 hektare lautan.

Sementara total luas IKN sekitar 322.429 hektare, yang mana 252.660 hektare di antaranya adalah daratan.

BACA JUGA:  Nyoman Nuarta: Filosofi Desain Istana Garuda Simbol Penyatuan 1.300 Suku di Indonesia

Jika perbandingan yang dimaksud adalah luas daratan, IKN memang lebih luas dibandingkan DKI Jakarta. Sebab luas daratan DKI Jakarta hanya 66.152 hektare sementara IKN mencapai 252.660 hektare.

Bambang menambahkan, IKN didesain sebagai kota ramah lingkungan dengan polusi yang rendah. Koneksi internet di sana juga akan berkelas dunia.

“Ke mana-mana bisa jalan kaki, ini kota 10 menit. Makin banyak jalan makin sehat dong. Polusinya rendah, airnya bisa diminum, koneksi internetnya berkelas dunia, dan lain sebagainya. Jadi ketika saya tanya generasi millenial, Gen Z, they love itu very much,” kata Kepala Otorita IKN. (RP)

Berita Terkait

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terbaru