Pj. Wali Kota Andri Rizal Dorong Pelestarian Sastra Sebagai Identitas Budaya

- Publisher

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, saat menutup Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2024, di Restoran Sei Enam Tanjungpinang, Jum'at (27/9/2024) malam. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, saat menutup Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2024, di Restoran Sei Enam Tanjungpinang, Jum'at (27/9/2024) malam. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan tradisi sastra sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Ajakan ini disampaikan dalam sambutannya, saat menutup Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2024, di Restoran Sei Enam Tanjungpinang, Jum’at (27/9/2024) malam.

Andri mengatakan, festival ini bukan sekadar rangkaian kegiatan, tetapi juga sebuah perjalanan yang mempertemukan berbagai suara, ide, dan budaya dari seluruh penjuru Indonesia.

BACA JUGA:  Pj Wako Andri Apresiasi Pemberdayaan Pottaswilud Lanud RHF Tanjungpinang

“Pulau Bintan, dengan keindahan alam dan sejarah, serta Pulau Penyengat yang terkenal akan warisan budaya beserta manuskripnya, menjadi latar ideal bagi acara ini,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pj. Wali Kota Andri Rizal Sambut Wisman Pertama di Awal Tahun 2025

Selama festival, kita semua menyaksikan beragam karya sastra, diskusi mendalam, dan pertukaran ide yang memperkaya wawasan.

Setiap karya yang dibacakan dan didiskusikan mencerminkan kekayaan budaya serta keanekaragaman sastra Indonesia, khususnya dari Pulau Bintan.

Karenanya, Andri berharap, pertemuan ini menjadi awal dari banyak kolaborasi dan inovasi dalam dunia sastra.

BACA JUGA:  Apresiasi Bazar Imlek di Tanjungpinang, Cen Sui Lan Siap Support untuk Pengembangan

“Teruslah berkarya dan menjaga kekayaan budaya sastra kita. Semoga kegiatan ini dapat menjadi tradisi yang mengenalkan karya-karya sastrawan Melayu asal Kota Tanjungpinang dan Pulau Bintan,” tutupnya.

Festival yang berlangsung dari 24-27 September 2024 ini, dihadiri 130 sastrawan dari perwakilan Malaysia, Singapura, Aceh, IKN, sampai Maluku Utara.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Berita Terbaru