Kick Off Program Pemagangan Tenaga Kerja Dalam Negeri di PT. BAI Resmi Diluncurkan

- Publisher

Sabtu, 5 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau secara resmi meluncurkan Kick Off Program Pemagangan Tenaga Kerja Dalam Negeri di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kamis (3/10/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau secara resmi meluncurkan Kick Off Program Pemagangan Tenaga Kerja Dalam Negeri di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kamis (3/10/2024). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau secara resmi meluncurkan Kick Off Program Pemagangan Tenaga Kerja Dalam Negeri di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kamis (3/10/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Adi Prihantara, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya program ini dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kepulauan Riau.

“Pelaksanaan pemagangan di PT BAI ini merupakan yang pertama kali dilakukan dengan menggunakan APBD Provinsi Kepulauan Riau. Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Adi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Asisten Direktur PT BAI Sui Meizhao, Anggota DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan Suprapto, Asisten II Setdakab Bintan Panca Azdigoena, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, dan beberapa undangan lainnya.

BACA JUGA:  Wako Rahma Minta Juru Parkir Laksanakan Tugas Sesuai Aturan, Tanpa Karcis Dianggap Pungli

Kepala Disnakertrans Provinsi Kepri, Mangara Simarmata, menjelaskan bahwa program pemagangan ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di PT BAI, sekaligus memberikan pengalaman praktis di lapangan bagi para pencari kerja. “Para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat dari perusahaan dan difasilitasi untuk mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan,” ungkap Mangara.

Dalam laporannya, Mangara menyampaikan bahwa program pemagangan ini digagas sebagai salah satu upaya mengurangi tingkat pengangguran di Kepulauan Riau yang pada Februari 2024 tercatat sebesar 6,94%. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di wilayah Kepri mencapai 74.780 orang dari total 1.078.170 angkatan kerja, dengan lulusan SMK mencatatkan angka pengangguran tertinggi.

BACA JUGA:  Positivity Rate COVID-19 Kepri Capai 38,4 Persen

Sebanyak 30 peserta terpilih untuk magang di berbagai posisi, seperti operator di Departemen Alumina dan PLTU PT BAI. Mangara menambahkan, para peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk uang saku, makan siang, BPJS Ketenagakerjaan, seragam, dan perlengkapan kerja.

“Selain itu, peserta pemagangan akan dilatih dan dievaluasi dengan target kelulusan 100%, serta diharapkan 90?ri lulusan pemagangan dapat diserap langsung oleh perusahaan” tambahnya.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari, menyoroti bahwa dari 676 pelamar, hanya 30 yang diterima dalam program magang ini. “Ini menunjukkan bahwa masih banyak pencari kerja di luar sana yang belum mendapatkan kesempatan magang di PT BAI. Ke depan, kegiatan seperti ini harus ditingkatkan,” harap Dewi.

PT BAI diperkirakan akan membutuhkan sekitar 20.000 tenaga kerja, sementara saat ini baru sekitar 700 orang yang dipekerjakan. Hal ini menunjukkan adanya peluang besar bagi masyarakat Provinsi Kepri untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di masa mendatang.

BACA JUGA:  Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Ansar: Harus Berdaya Guna dan Berhasil Guna

Program pemagangan ini juga merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota, dan BPJS Ketenagakerjaan. PT BAI, sebagai penyedia lapangan pemagangan, turut memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung keberlangsungan program ini.

Program pemagangan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, dari 1 September hingga 30 November 2024, dengan penempatan kerja langsung di PT BAI. Pemerintah Provinsi Kepri berharap dengan adanya program ini, kualitas SDM di Kepulauan Riau semakin meningkat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri dan mengurangi angka pengangguran di wilayah ini.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Berita Terbaru