Australia dan Filipina Wajib Pulangkan Napi WNI, Ini Penjelasan Kemenko Kumham Imipas

- Publisher

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) RI mengingatkan bahwa pemerintah Australia dan Filipina berkewajiban untuk memulangkan narapidana warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kedua negara tersebut. Ini sesuai dengan prinsip resiprokal atau timbal balik yang diterapkan dalam pemindahan napi antarnegara.

Staf Khusus Bidang Hubungan Internasional Kemenko Kumham, Ahmad Usmarwi Kaffah, dalam keterangan resminya pada Senin (16/12/2024), menegaskan bahwa prinsip resiprokal adalah dasar dari kebijakan pemindahan napi yang melibatkan Indonesia, Australia, dan Filipina.

“Prinsipnya adalah resiprokal, timbal balik. Dengan adanya transfer of prisoners (pemindahan narapidana) ini, nantinya perlakuan yang sama akan diterapkan oleh negara terkait kepada kita,” ujar Kaffah.

BACA JUGA:  Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Menurutnya, kewajiban pemulangan napi ini menjadi konsekuensi dari penerapan prinsip resiprokal yang juga menjadi syarat dalam pemindahan lima napi Bali Nine ke Australia dan pemindahan Mary Jane Veloso ke Filipina. “Artinya, negara yang bersangkutan harus memberikan perlakuan yang sama kepada Indonesia, baik terhadap negara maupun individu,” tambahnya.

Kaffah juga menyampaikan rasa terima kasih Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto atas fasilitasi pemindahan lima anggota Bali Nine ke Australia. Selain itu, Wakil Menteri Kehakiman Filipina Raul T. Vasquez juga mengungkapkan terima kasih kepada Indonesia atas pemindahan Mary Jane Veloso ke Filipina.

BACA JUGA:  Jumat, 21 Agustus 2020 Ditetapkan Sebagai Libur Cuti Bersama

Indonesia, pada Minggu (15/12/2024), telah berhasil memindahkan lima napi terpidana dalam kasus Bali Nine ke Australia. Pemindahan ini dilakukan setelah pengaturan praktis (practical arrangement) yang ditandatangani oleh kedua negara secara virtual pada Kamis (12/12/2024). Sementara itu, Mary Jane Veloso dijadwalkan akan dipulangkan ke kampung halamannya di Filipina pada Rabu (18/12) dini hari, setelah penandatanganan practical agreement antara pemerintah Indonesia dan Filipina di Jakarta pada Jumat (6/12/2024).

Kaffah juga mengungkapkan bahwa Indonesia belum melakukan negosiasi dengan pemerintah Australia terkait narapidana WNI lainnya yang berada di negara tersebut. Namun, Indonesia tidak menutup kemungkinan untuk memindahkan napi WNI di Filipina, termasuk mereka yang terlibat dalam kasus penyelundupan senjata api.

BACA JUGA:  KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

“Semua itu memungkinkan, termasuk yang terkait dengan penyelundupan yang terjadi di Filipina. Semuanya tergantung pada perkembangan yang ada ke depannya,” tegas Kaffah.

Kebijakan pemindahan narapidana berdasarkan prinsip resiprokal itu menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjalin hubungan internasional yang saling menguntungkan dengan negara lain, khususnya dalam hal penegakan hukum. Pemindahan napi Bali Nine dan Mary Jane Veloso menjadi contoh nyata dari penerapan prinsip ini yang diharapkan bisa memperkuat hubungan Indonesia dengan Australia dan Filipina di masa depan.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Resmi Dilantik Prabowo, Ini Daftar 24 Anggota Wantimpres Periode Baru
Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus
Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya
242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September
OTT ATR/BPN, KPK Amankan Rp106,3 Miliar dan Delapan Tersangka
Tak Perlu Bolak-balik Dukcapil, Pisah KK Kini Bisa Diajukan dari HP Lewat IKD

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Kabar Baik! BSU Kembali Cair Oktober 2026, Pekerja Bakal Terima Rp900 Ribu Sekaligus

Sabtu, 26 September 2026 - 08:20 WIB

Lansia Belum Punya Akta Kelahiran? Ini Syarat dan Cara Mengurusnya

Rabu, 23 September 2026 - 08:22 WIB

242 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 07:33 WIB

Awal Puasa Ramadan 2027 Diprediksi 8 Februari, Ini Perkiraan Pemerintah dan Muhammadiyah

Jumat, 18 September 2026 - 11:20 WIB

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Resmi Berganti Nama Menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September

Berita Terbaru

DJ Diaz Jay saat berada di balik turntable, melanjutkan perjalanan 24 tahunnya sebagai DJ di Batam. Foto: Dok. Pribadi Diaz Jay

Lifestyle

DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 06:58 WIB