Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan

- Publisher

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan Layar

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan Layar

INIKEPRI.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi capaian pembangunan Sekolah Rakyat yang telah berdiri dan beroperasi di berbagai pelosok tanah air. Hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 100 Sekolah Rakyat telah beroperasi, dan pada September mendatang jumlahnya akan bertambah 65 sekolah lagi.

“Hari ini saya bahagia mengetahui bahwa kita sudah memiliki 100 Sekolah Rakyat yang berdiri dan beroperasi. Bahkan pada bulan September nanti, akan bertambah 65 sekolah lagi. Ini sebuah prestasi luar biasa,” ujar Presiden saat memberikan arahan kepada guru dan kepala Sekolah Rakyat di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi 'Grand Cross of the Order of the Sun of Peru' di Lima

Presiden menjelaskan, target awal sebenarnya baru tercapai pada Juli 2026. Namun, berkat kerja keras lintas kementerian, capaian 100 sekolah berhasil terealisasi setahun lebih cepat. Bahkan, pemerintah menargetkan jumlah Sekolah Rakyat mencapai 200 pada 2026.

“Ini menunjukkan kerja kabinet yang solid: bekerja keras, bekerja cerdas, dan melampaui harapan. Tujuan kita jelas, menghapus kemiskinan absolut dari bumi Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada tim lintas kementerian yang berhasil mendirikan 100 sekolah hanya dalam lima bulan. Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan, tetapi tempat para guru terpilih mendidik anak-anak bangsa untuk memutus rantai kemiskinan.

BACA JUGA:  Terima Sertifikat Hak Milik, Warga Rempang Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dan BP Batam

“Anak-anak ini adalah tunas bangsa yang akan membawa Indonesia bangkit. Guru-guru, didiklah anak-anak dengan baik, beri mereka harapan, dan jangan biarkan mereka pesimis,” pesan Presiden.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai langkah strategis pembangunan bangsa. Ia menerangkan, anggaran pendidikan Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia, tetapi kebocoran masih menjadi tantangan yang harus dihentikan.

BACA JUGA:  KKP Tertibkan 8 Kapal Ikan yang Melanggar Ketentuan

“Kita tidak bisa bergerak lambat. Semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, harus diperbaiki. Anak-anak inilah yang akan membawa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri,” tambahnya.

Presiden juga menegaskan optimisme terhadap masa depan Indonesia yang mampu mandiri dalam berbagai sektor industri, mulai dari otomotif hingga produk sandang.

“Seluruh rakyat harus menikmati kemerdekaan dan kekayaan bangsa, bukan hanya segelintir orang. Saya bangga kepada kalian semua,” pungkasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW
BGN Pangkas Anggaran Rp30 Triliun, MBG 2027 Tetap Disiapkan Rp232,5 Triliun
Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya
Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK
Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:15 WIB

Pindah Domisili Kini Bisa dari Ponsel, Tak Perlu Lagi Surat Pengantar RT/RW

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Ini Syarat, Jadwal Seleksi dan Perkiraan Honornya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Gugatan Ganti “Laut China Selatan” Jadi “Laut Natuna Utara” Ditolak MK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Sindikat Meterai Palsu Lintas Provinsi Dibongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1,03 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Berita Terbaru