Bikin Melongo! Karyawan Punya Rekening Rp12 Triliun, Skandal Tekstil Dibongkar PPATK

- Publisher

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan dalam pengawasan transaksi keuangan sepanjang tahun 2025.

Salah satu kasus paling menonjol datang dari sektor perdagangan tekstil, di mana rekening karyawan dan rekening pribadi diduga digunakan untuk menyembunyikan omzet hingga Rp12,49 triliun.

Temuan tersebut tercantum dalam Catatan Capaian Strategis PPATK Tahun 2025 yang dirilis Kamis (29/1/2026). Sepanjang tahun lalu, PPATK mencatat telah menghasilkan 173 hasil analisis, empat hasil pemeriksaan, serta satu informasi strategis di sektor fiskal, dengan total nilai transaksi yang dianalisis mencapai Rp934 triliun.

BACA JUGA:  PPATK: Penghentian sementara Rekening Dormant Melindungi Nasabah

Dalam laporan itu, PPATK menyoroti praktik sistematis yang diduga dilakukan oleh pihak tertentu dengan cara mengalihkan hasil penjualan ke rekening karyawan atau individu, sehingga tidak tercatat sebagai omzet resmi perusahaan.

“Salah satu temuan signifikan terdapat pada sektor perdagangan tekstil, di mana pihak-pihak tertentu diduga menyembunyikan omzet hingga Rp12,49 triliun dengan menggunakan rekening karyawan atau pribadi untuk menerima transaksi hasil penjualan ilegal,” tulis PPATK.

Meski demikian, PPATK belum membeberkan identitas perusahaan maupun detail teknis modus operandi yang digunakan. Namun lembaga intelijen keuangan tersebut memastikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan guna menindaklanjuti indikasi penghindaran kewajiban perpajakan.

BACA JUGA:  Nasabah Bank Mandiri Wajib Ganti Kartu ATM, Kalau Tidak...

PPATK mencatat, kerja sama lintas lembaga selama periode 2020 hingga Oktober 2025 telah memberikan kontribusi signifikan bagi negara. Dari penyampaian produk intelijen keuangan kepada DJP, potensi penerimaan negara yang berhasil dioptimalkan mencapai Rp18,64 triliun.

Di luar kasus tekstil, PPATK juga menegaskan masih banyak temuan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berdampak serius terhadap stabilitas sistem keuangan serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  DMI: Tak Ada Orang Tertular Virus Corona Saat di Masjid

Karena itu, PPATK memastikan akan terus memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap TPPU, Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT), serta Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM).

“Audit intensif akan dilakukan terhadap praktik jual beli rekening yang menjadi tulang punggung kejahatan virtual, disertai dengan penguatan kerja sama internasional melalui pertukaran informasi intelijen keuangan,” tegas PPATK.

Kasus ini kembali menegaskan bahaya praktik jual beli rekening dan penggunaan rekening nominee, yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membuka celah besar bagi kejahatan keuangan berskala masif.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah
Ketua MUI Sebut MBG Program Mulia: Yang Diperbaiki Pelakunya, Bukan Programnya

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:58 WIB

Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya

Berita Terbaru