Top, Pabrik Tempe Bakal Didirikan di Amerika Serikat

- Admin

Kamis, 27 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Diaspora Indonesia akan mendirikan pabrik berskala besar pertama di bagian Indiana, Amerika Serikat, demikian disampaikan dalam pernyataan tertulis KJRI Chicago yang diterima di Jakarta, Kamis (27/8).

Diapora Indonesia bernama Mayasari Effendi yang tinggal di Cat Greensburg, Indiana, akan mendirikan pabrik tempe skala besar pertama di kawasan Midwest Amerika Serikat.

Lahan dan peralatan pabrik telah dipersiapkan dan pabrik tempe itu bisa beroperasi penuh pada awal 2021.

Negara bagian Indiana dipilih karena merupakan salah satu sentra produksi utama AS di bidang pertanian.

Salah satu produk unggulan dari Indiana adalah bibit kedelai berkualitas premium, yang didukung oleh penguasaan teknologi pertanian yang maju.

Untuk itu, Indiana juga sangat potensial untuk menjadi mitra Indonesia dalam transfer teknologi produksi kedelai, pengembangan kerja sama teknik, berbagi pengalaman dan penerapannya.

Baca Juga :  Bikin Mual, Pria ini Ngaku Suka Ngeseks dan Terobsesi dengan Sandal Jepit

“Kerja sama tersebut antara lain dalam hal pengembangbiakan bibit kedelai unggul, peningkatan kerja sama Ekspor kedelai, hingga kerja sama teknik berupa program pemagangan bagi pemuda Indonesia untuk belajar bidang penanaman, pengelolaan panensi-hingga-tsar. Jenderal RI di Chicago, Meri Binsar Simorangkir.

Hal itu disampaikan Konjen Meri dalam acara yang lalu bisnis di cat Greensburg, negara bagian Indiana, dalam rangka potensi kerja sama bidang perdagangan dan investasi serta pariwisata (TTI) sesuai fokus diplomasi ekonomi Indonesia.

Acara yang lalu bisnis yang diadakan di restoran Mayasari Indonesian Grill milik diaspora Indonesia tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Greensburg, Joshua Marsh, dan para pebisnis dari kamar dagang dan industri serta asosiasi pengusaha kedelai, dan asosiwest Amerika Kawasan Midasan Midasan Kawasan Midasan.

“Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan lagi kerja sama Indonesia dengan Indiana,” Ujar Meri.

Baca Juga :  Innalilahi! Pesawat Militer Jatuh dan Terbakar, 22 Taruna AU Meninggal

Selain promosi kerja sama, KJRI Chicago juga hadir untuk mendukung kiprah Mayasari Effendi, yang aktif mendukung budaya dan kuliner Indonesia di Indiana melalui restoran Mayasari Indonesian Grill, khususnya dengan menu makanan tempe yang dibagaat menjidadi berb.

Selama ini, Mayasari dan keluarga yang memiliki industri rumah tangga untuk produksi tempe hanya bisa menghasilkan ratusan bungkus tempe. Namun, setelah pendirian pabrik tersebut, produksi tempe diharapkan bisa mencapai 1,6 jute bungkus per minggu.

Menurut Mayasari, keinginan untuk menentukan pabrik tempe di Greensburg tersebut disebabkan banyaknya jumlah bibir di AS yang mengonsumsi tempe. Pesanan tempe tidak hanya berasal dari lip Greensburg, tetapi juga datang dari negara-negara bagian lainnya di AS.

Selama ini, tempe yang lebih umum dikonsumsi dalam skala besar di pantai timur dan barat AS, sehingga rencana pendirian pabrik tempe di Midwest adalah sesuatu yang baru.

Baca Juga :  Singapura: Kami Tak Akan Biarkan Orang Seperti UAS Raih Pengikut di Sini

Indonesia saat ini masih mendengarkan dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan konsumsi domestiknya.

Selama lima tahun terakhir, impor kedelai Indonesia dari AS yang diperoleh dari negara Bagian Illinois dan Ohio, menurut keterangan KJRI Chicago.

Dalam rangkaian acara bisnis itu, Konjen RI Chicago juga mengunjungi lahan pertanian kedelai milik diaspora Indonesia, lokasi calon pabrik tempe pertama di Midwest, serta perusahaan pemasok bibit tanaman dan kacang kedelai terbesamaar di Midwest bern.

Sesuai dengan topik pembahasan tentang kacang kedelai, pada acara yang lalu bisnis ini para hadirin juga menikmati makanan khas Indonesia berbasis kedelai yakni tempe, yang telah diolah menjadi tempe dan rendang tempe.

Sumber : www.antaranews.com

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru