Pers Diajak Bangun Empati Nasional Saat Pandemi Covid-19

- Publisher

Minggu, 11 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK, Muhadjir Effendy (ist)

Menko PMK, Muhadjir Effendy (ist)

Jakarta, inikepri.com – Peran dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan saat pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Masyarakat apalagi insan pers harus menjadi bagian dalam upaya membangun bangsa melalui rasa kepedulian dan empati nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pers memiliki sudut pandang yang luas. Informasi yang disampaikan seyogianya mampu mencerminkan nilai-nilai persatuan bagi bangsa.

“Di tengah pandemi, sumber daya manusia (SDM) pers yang bermutu dan berkompetensi tinggi merupakan sebuah keniscayaan. Pers harus menjadi bagian dalam membangun empati nasional untuk membangun negara di tengah Covid-19,” kata Menko Muhadjir Sabtu (10/10/2020).

BACA JUGA:  Walikota Batam Panggil Direktur RSKI Galang dan RSBP, Bantu Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19

Ia menekankan bahwa bangsa Indonesia harus segera bangkit dan memulihkan luka sosial serta ekonomi akibat pandemi ini. Salah satu yang dilakukan pemerintah ialah secara intens segera merealisasikan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Menko Muhadjir mengatakan dunia pers maupun dunia media digital dapat memetik manfaat sebaik mungkin dari UU Cipta Kerja tersebut. Di samping sebagai penyuluh, penyebar, ataupun penampung informasi.

Menurutnya, pemerintah terus berupaya memperluas lapangan kerja dan fokus meningkatkan kualitas angkatan kerja Indonesia agar dapat bersaing. Pasalnya, tak dimungkiri ancaman pengangguran di negeri ini masih tinggi.

BACA JUGA:  Jurus IDI Lindungi Para Dokter

Data per-Februari 2020 Menko Muhadjir mengatakan dari 137 juta angkatan kerja sekitar hampir 7 juta diantaranya merupakan pengangguran. Bisa dipastikan di tengah pandemi ini angkanya makin naik akibat adanya PHK, usaha mikro kecil dan perusahaan besar yang ikut terdampak.

Ia memperkirakan angka pengangguran di Tanah Air bisa mencapai 10 juta dengan taksiran jumlah angkatan kerja baru antara dua hingga tiga juta pertahun. Tugas negara menyiapkan lapangan kerja agar semua warga negaranya dapat perlakuan adil.

BACA JUGA:  Diagnosis CVD, Ngamuk Karena Keluarga Pasien Kira Sama dengan Covid-19. Viral!

Tidak lepas dari itu, Menko Muhadjir kembali mengajak seluruh elemen masyarakat terutama insan pers untuk menggalang semangat persaudaraan, membangun empati dan solidaritas sosial, gotong-royong, serta disiplin protokol kesehatan.

“Disiplin protokol kesehatan titik tolak disiplin nasional yang kuat dan akan membawa kita menuju Indonesia maju,” kata Menko Muhadjir saat menjadi pembicara utama di acara peluncuran Siberindo.co melalui daring. (ER)

Berita Terkait

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global
Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation
Mau Magang Digaji Setara UMP? Pemerintah Buka 150 Ribu Kuota, Cek Jadwal Pendaftarannya
Mulai 1 Juli 2026, Grab dan Gojek Kompak Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen
ATR/BPN dan Kemendagri Terbitkan Surat Edaran Bersama, Percepat Integrasi LP2B ke RTRW Daerah

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:08 WIB

Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:13 WIB

Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:35 WIB

ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:01 WIB

Nippon Paint Kantongi Sertifikat dari International Tennis Federation

Berita Terbaru