Survei LSI: Tren Korupsi Selama Pandemi Covid-19 Diyakini Meningkat

- Publisher

Selasa, 3 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Jakarta, inikepri.com – Lembaga Survei Indonesia (LSI) membuka hasil surveinya terkait isu korupsi selama masa pandemi virus Corona Covid-19. Berdasarkan hasil survei, masyarakat meyakini tindak pidana korupsi meningkat selama pandemi Covid-19. Sebanyak 39,6 persen responden menyatakan demikian.

“Bulan Oktober (2020) itu hampir 40 persen (39,6 persen) yang menyatakan tingkat korupsi dalam dua tahun terakhir itu mengalami peningkatan,” ujar Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam webinar Tren Persepsi Korupsi Indonesia di Masa Pandemi Covid-19, Selasa (3/11/2020).

BACA JUGA:  Meski Non-Muslim, Berkat Calon Kapolri Sigit Banyak Majelis Hingga Ponpes Berdiri

Djayadi mengatakan, untuk responden yang menyatakan tingkat korupsi menurun di masa pandemi sebanyak 13,8 persen. Sementara yang menyebut tak terjadi perubahan sebanyak 31,9 persen. Sebanyak 14,8 persen lainnya tidak berpendapat.

Menurut Djayadi, hasil survei di masa pandemi menunjukkan orang yang menyatakan korupsi meningkat justru jauh lebih banyak.

“Itu artinya persepsi korupsinya masih negatif, sama seperti ketika sebelum pandemi,” ujar Djayadi.

Pada survei sebelumnya, masyarakat yang menyatakan kasus korupsi meningkat juga terlampau banyak. Pada September 2020 sebanyak 42,1 persen dan Agustus 2020 yakni 38,4 responden berpandangan tersebut.

BACA JUGA:  Bukti Kepercayaan Investor, Investasi di IKN Capai Rp41,4 Triliun

Sedangkan yang menyebut korupsi menurun hanya 14,8 persen pada September 2020. Kemudian Agustus 2020 hanya 12,3 persen.

1.200 Responden

Sementara pada 2018 responden yang percaya tingkat korupsi naik menyentuh angka 56,6 persen. Selanjutnya pada 2017 sejumlah 54 persen, pada 2016 sebanyak 70 persen.

“Tapi poin yang bisa kita ambil adalah di masa pandemi ini, berapa pun jumlahnya, orang yang menyatakan korupsi meningkat masih jauh lebih banyak dari yang menyatakan korupsi menurun,” kata Djayadi.

BACA JUGA:  Tanri Abeng Meninggal Dunia

Lembaga Survei Indonesia melakukan survei pada 13 hingga 17 Oktober 2020 dengan asumsi metode simple random sampling. Sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional. Responden diwawancarai melalui telepon. (AFP/Liputan6)

Berita Terkait

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam
Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI
Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026
ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk
Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru Meletus Secara Beruntun pada Selasa Malam

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Dari Istana Merdeka ke Monas, Kirab Simbol Kemerdekaan Tutup HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Gempa M7,7 Guncang NTT, Masuk Daftar 11 Gempa Terbesar Dunia 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46 WIB

ASDP Targetkan RoRo Batam-Johor Beroperasi Pertengahan 2027, Angkut Penumpang hingga Truk

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Perwira TNI Didakwa Selundupkan Sabu Lewat Pesawat Militer di Kepri, Paket Tertulis “Selamat Umrah”

Berita Terbaru