Pengelola ODTW Tanjungpinang Diminta Bangkit Pasca Pandemi

- Admin

Minggu, 6 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 40 orang pengelola Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Tanjungpinang mengikuti Bimtek program CHSE bagi pelaku pariwisata, di Hotel Comforta Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (4/12/2020).

Bimtek bagi pelaku ODTW tersebut dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi, mendapat sambutan antusias dari pengelola ODTW yang terkena dampak Covid-19.

Bimtek ini dipandu langsung oleh Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Raja Syafarullah dan Kasi ODTW Heniwati.

Surjadi mengatakan saat ini pengola ODTW harus mempersiapkan diri menghadapi situasi pasca Covid-19 ini. Salah satunya, dengan mengikuti bimtek seperti ini, supaya kualitas SDM tetap terpacu.

Baca Juga :  Dianggarkan di APBDP, Perbaikan Tembok Pagar Rusak SD 017 Tanjungpinang Timur Ditunda

“Saya minta pengelola ODTW serius mengikuti pelatihan ini. Karena ini kesempatan emas yang harus dimanfaatkan,” ujar Surjadi dalam sambutannya.

Ketua ASPABRI Kepri, Surya Wijaya yang diundang sebagai narasumber mengaku kagum karena di Tanjungpinang punya ODTW.

“Saya tak menyangka kalau Tanjungpinang punya ODTW yang luar biasa untuk dijual kepada tamu dari luar. Salut! ” ucap Surya.

Dia mengajak pengelola ODTW di Tanjungpinang jangan sampai terlena oleh pandemi covid yang belum tahu kapan akan berakhir, “Kita harus bangkit dan mempersiapkan diri pasca pandemi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Rahma Sampaikan KUA PPAS APBD 2023

Sementara itu, Kabid Destinasi dan Pemasaran Wisata, Maswito menyampaikan, masing masing kelurahan di Tanjungpinang punya ODTW yang layak untuk dikembangkan.

Sebagian besar ODTW itu dikelola oleh kelompok sadar wisata di kelurahan masing masing. Saat ini, di Tanjungpinang ada 18 Pokdarwis yang punya potensi untuk mengembangkan ODTW tersebut, Sekarang tinggal kemauan masing-masing.

Maswito mengatakan selain teori pengelola ODTW, peserta juga dibekali praktek dan buku panduan yang diterbitkan oleh Kementerian Pariwisata dan EKRAF RI.

Baca Juga :  Kepri Masuk Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2021

Menurutnya pengelola ODTW di Tanjungpinang harus mengikuti sertifikasi dan buat deklarasi mandiri terkait ODTW masing-masing.

“Bagi pelaku pariwisata sertifikasi saat ini bukan lagi sebagai kebutuhan melainkan kewajiban yang harus disiapkan,” tuturnya.

Selain Surya, diundang juga dua narasumber dari Politeknik Bintan Cakrawala, Putri dan Ayu. Ketiga narasumber tersebut merupakan praktisi dan akademisi yang mengetahui perkembangan ODTW di Tanjungpinang. (ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru