Pemko Tanjungpinang Matangkan Persiapan Penilaian APE 2021

- Publisher

Rabu, 3 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang melakukan persiapan jelang pelaksanaan penilaian dan verifikasi faktual Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2021 yang akan dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia (RI) pada Februari 2021.

Persiapan tersebut dirapatkan bersama organisasi perangkat daerah, organisasi wanita, kadin, tim pangarustamaan gender, akademisi, serta camat, dan lurah.

Saat memimpin rapat, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma meminta kepada seluruh OPD agar dapat mendukung dan mempersiapkan segala yang menjadi indikator penilaian sebelum tim turun melakukan monitoring.

“Pencapaian APE ini bukan hanya semata-mata untuk prestasi, tetapi dampaknya bagi masyarakat Tanjungpinang terhadap pangarustamaan gender,” ucap Rahma, di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (3/2/2021).

Seperti diketahui, lanjut Rahma, penghargaan APE ini hanya bisa diberikan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, kota yang mampu menunjukkan komitmen tinggi dalam pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender (PUG) di daerah. “Artinya pembangunan gender yang dilaksanakan di berbagai sektor di kota Tanjungpinang,” tambah dia.

BACA JUGA:  Bahas Lokasi Pemasangan Lokasi APK, Pemko Tanjungpinang Gelar Rapat Koordinasi Bersama KPU dan Bawaslu 

Sebelumnya, Pemko Tanjungpinang telah berhasil meraih prestasi APE kategori Madya, Menurut Rahma, untuk masuk nominasi kategori Utama, harus berupaya mempersiapkan dan meningkatkan beberapa persyaratannya di antaranya, ruang laktasi, ruang bermain anak, WC terpilah, parkir disabilitas, hingga tempat khusus merokok.

“Semua pimpinan OPD, tolong menyiapkan dan memaksimalkan lagi fungsinya di masing-masing kantor. Karena ini, tidak hanya untuk tempat pelayanan masyarakat, tetapi juga seluruh pegawai kantor tersebut,” kata dia.

Bagi sebagian kantor OPD, camat, dan lurah yang telah menyiapkan ruang pelayanan itu. Ia berharap dapat dibenahi dan ditingkatkan lagi, minimal bersih dan berfungsi. Tempelkan tanda di setiap area ruangan yang difungsikan, misalnya tanda dilarang merokok, ruang lakstasi, dan lainnya.

BACA JUGA:  Upacara Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kepri Akan Digelar di Natuna

“Yang sudah ada optimalkan. Yang belum, fungsikan ruangan yang ada, benahi, paling tidak layak dan bersih,” tutup dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan PM Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan penginputan penilaian APE Kota Tanjungpinang sudah dilaksanakan pada 2020 lalu, tetapi tertunda karena Covid-19.

“Rencananya penilaian dan verifikasi faktual akan dilaksanakan tim pusat pada Februari 2021 ini,” katanya.

Rustam menyebutkan ada empat tingkat kategori penilaian APE, yakni pratama, madya, utama, dan mentor. Untuk madya sendiri, mempersyaratkan tujuh elemen APE, diantaranya komitmen baik dalam bentuk perda, perwako, keputusan, surat edaran, dan sebagainya.

Kemudian kebijakan yang tertuang dalam RPJMD maupun renstra di tiap OPD, program kegiatan, sumber daya manusia, anggaran, terlaksananya perencanaan penganggaran, pelayanan, serta partisipasi masyarakat yang responsif terhadap gender.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Beri Bantuan Beras ke Anak Penderita Gizi Buruk

“Untuk madya, tujuh elemen tersebut sudah berfungsi pada setiap OPD. Sampai saat ini, kita baru mencapai tingkat tertinggi yakni madya,” ucap dia.

Untuk tercapai kategori utama, Rustam berujar, selain tujuh elemen tadi berfungsi, juga harus melembaga dan menjadi budaya dari sistem kerja di seluruh OPD, serta menjadi indikator kerja utama.

Di Tanjungpinang, indikator yang sudah berhasil diinput 2020 adalah komitmen, kebijakan, kelembagaan, data informasi, edukasi, pedoman dan metode secara dokomen sudah mencapai nilai 100%. Sedangkan, SDM dan anggaran kita masih 99%.

“Secara umum berkaitan domumen kita sudah baik. Untuk anggaran kita sudah optimal sesuai kemampuan. Harapannya, kita bisa mencapai kategori utama, paling tidak tetap kategori madya tetap dipertahankan. Jangan sampai turun ke tingkat pratama,” tutup dia. (ET)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru