Ini Syarat Rawat Inap BPJS Kesehatan Tanpa Surat Rujukan

- Publisher

Minggu, 25 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Layanan BPJS Kesehatan tak hanya bisa digunakan untuk rawat jalan, namun juga untuk pasein rawat inap penyakit ringan hingga berat.

Untuk layanan rawat inap ini, memang bisa dipakai tanpa rujukan, namun dengan syarat. Berikut syarat bagi pasien rawat inap tanpa rujukan dengan BPJS Kesehatan mengutip berbagai sumber, Sabtu (24/4/2021).

Layanan ini diperuntukkan bagi pasien gawat darurat yang langsung datang ke unit UDG atau IGD rumah sakit terdekat. Ini juga berlaku jika pasien berada di luar kota/provinsi.

BACA JUGA:  Ini 20 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan dan Prosedurnya

Adapun dokumen yang harus dibawa adalah kartu BPJS asli dan fotocopy, Kemudian KK yang difotocopy, Fotocopy KTP. Pasien datang ke UGD atau IGD nantinya akan mendapatkan berkas pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Diantaranya adalah resep obat, dan berkas pemeriksaan penunjang lainnya. Jangan lupa melakukan registrasi dan Validasi berkas IGD di BPJS center IGD. Biasanya, Di IGD disediakan ruangan khusus Layanan BPJS pasien IGD untuk memudahkan peserta melakukan registrasi dan validasi berkas IGD.

BACA JUGA:  Kalau Tak Pernah Sakit, Bisakah BPJS Kesehatan Dicairkan?

Yang paling penting juga adalah membuat surat Eligibilitas peserta (SEP), di ruangan layanan BPJS yang sudah disediakan di rumah sakit. Syaratnya antara lain Fotocopy Kartu Keluarga (KK), Fotocopy KTP, Fotocopy dan Asli Kartu BPJS dan Berkas IGD.

Untuk beberapa rumah sakit surat eligibilitas pasien rawat inap khusus pasien yang datang dari pintu Emergency bisa di urus di akhir setelah pasien dinyatakan sembuh. Namun ada juga diurus di awal, karena berkas harus diurus agar biaya ditanggung sepenuhnya oleh BPJS.

BACA JUGA:  Pelaku UMKM Harus Baca! Ada 1 Juta Sertifikasi Halal, Ini Syarat dan Caranya

Terakhir, pasien akan langsung di arahkan untuk di rawat inap sesuai dengan kelas perawatan BPJS sesuai dengan iuran yang dibayarkan setiap bulannya. Semua layanan kesehatan dan pemeriksaan penunjang pasien akan ditanggung oleh BPJS kesehatan. (ER/CNBCIndonesia)

Berita Terkait

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar
Mau Hibahkan Tanah ke Anak? ATR/BPN Ungkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanpa Ribet
Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:25 WIB

Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat

Berita Terbaru