31.601.868 Penduduk Indonesia Sudah Mendapat Vaksinasi Lengkap

- Publisher

Senin, 23 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Shutterstock)

(Foto: Shutterstock)

INIKEPRI.COM – Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 31.601.868 jiwa penduduk Indonesia sudah mengikuti vaksinasi pertama dan kedua atau telah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Diketahui, jumlah penduduk yang mendapatkan vaksinasi kedua bertambah sebanyak 390.946 orang.

Sementara yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama sebanyak 353.157 kasus atau total sebanyak 57.339.307 orang.

BACA JUGA:  Angka Penularan COVID-19 di Batam Melandai

Mengutip dari ANTARA, target sasaran vaksinasi di Tanah Air sebanyak 208.265.720 orang. Saat ini, vaksinasi juga sudah menyasar penduduk yang memiliki komorbid dan autoimun serta ibu hamil dan menyusui.

Kementerian Kesehatan sudah mendistribusikan vaksin COVID-19 jenis Moderna untuk disuntikkan kepada kelompok sasaran masyarakat umum di seluruh provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:  Mantap! Relawan Jokowi Mania dan Sandiaga Uno Bersatu Lawan Covid-19

Vaksin Moderna yang dialokasikan pada pekan kedua Agustus 2021 tersebut untuk memenuhi kebutuhan dua dosis sekaligus. Vaksin Moderna tersebut diberikan sebanyak dua dosis kepada peserta vaksinasi dengan interval selama empat pekan dari dosis pertama.

Hingga saat ini, Indonesia telah menerima hibah vaksin Moderna dari Covax Facility sebanyak total 8 juta dosis. Sebanyak 3 juta dosis di antaranya telah dialokasikan untuk 1,4 juta tenaga kesehatan sebagai booster.

BACA JUGA:  Tiga Kabupaten di Kepri Nihil Kasus Aktif COVID-19

Sementara itu, sebanyak 5 juta dosis sisanya dalam proses distribusi ke seluruh daerah untuk dialokasikan bagi masyarakat umum.

Pemerintah terus mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan. (RM/INDOZONE)

Berita Terkait

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital
Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi
Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya
WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital
MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028
Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Polri Tegaskan Sertifikat Pramuka Garuda Bukan Jaminan Lulus Seleksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Fokus Perkuat Birokrasi Digital

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:03 WIB

MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Berita Terbaru