Level PPKM Turun, Ansar Ahmad Optimis Ekonomi Kepri Bangkit

- Publisher

Kamis, 30 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengaku optimis aktivitas perekonomian akan bangkit setelah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun ke level II.

“Penurunan level PPKM berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kepri sebab aktivitas perekonomian semakin cepat seiring dengan peningkatan mobilitas orang dan transportasi,” kata Ansar di Tanjungpinang, dilansir INIKEPRI.COM dari kantor berita ANTARA, Rabu 29 September 2021.

Ia meminta Satgas Penanganan COVID-19 kabupaten dan kota untuk memastikan ‘tracing, testing dan treatment’ dilakukan secara maksimal.

BACA JUGA:  Kadiskominfo Kepri Paparkan Pentingnya Penyiaran di Perbatasan Jelang Harsiarnas 2023

Selain itu, juga mengingatkan kepada petugas kesehatan untuk mengadministrasikan seluruh kegiatan pencegahan COVID-19 sehingga data yang disampaikan kepada pusat dan yang dipublikasikan setiap hari, akurat.

“Administrasi setiap kegiatan ‘tracing, testing dan treatment’ harus lengkap, dan tersampaikan secara jelas sehingga pusat yakin dapat menetapkan PPKM Level II di Kepri,” ujarnya.

Satgas Penanganan COVID-19 kabupaten dan kota untuk harus tetap konsisten pencegahan penularan COVID-19 melalui bernagai cara seperti sosialisasi dan razia di tempat keramaian.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas.

BACA JUGA:  Dewi Ansar Hadiri Kegiatan Penganekaragaman Pangan dalam Pengembangan B2SA Goes To School

“Mudah-mudahan pada 4 Oktober 2021, pusat menetapkan Level II PPKM di Kepri, buah dari hasil kerja keras kita semua,” ucapnya.

Penurunan PPKM dari level III ke level II akan berdampak positif bagi seluruh sektor strategis di Kepri.

Sektor ekonomi akan bangkit ketika mobilitas penduduk semakin tinggi, dan pembatasan aktivitas masyarakat berkurang.

Syarat perjalanan laut dan udara yang selama PPKM IV dan III kerap dirasakan berat oleh sebagian masyarakat akan lebih dimudahkan saat Kepri ditetapkan sebagai PPKM II. Contohnya, syarat penerbangan tidak perlu lagi menggunakan tes PCR, melainkan cukup tes antigen.

BACA JUGA:  Pj. Wali Kota Andri Rizal Sambut Wisman Pertama di Awal Tahun 2025

Selain biaya tes PCR yang mahal, juga membutuhkan waktu sehari untuk mengetahui hasilnya. Sementara hasil tes antigen dapat lebih cepat diketahui.

Meski demikian, masyarakat tidak boleh euforia yang berlebihan ketika syarat perjalanan laut dan udara dimudahkan. Penumpang pesawat dan kapal harus lebih waspada, dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai menimbulkan klaster baru,” katanya. (ET)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru