WNI Sudah Boleh ke Singapura Tanpa Karantina, Ini Syaratnya

- Publisher

Kamis, 18 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landmark Singapura Merlion Park / Foto: Istimewa

Landmark Singapura Merlion Park / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Singapura akan mengizinkan warga negara Indonesia (WNI) masuk tanpa menjalani karantina terlebih dulu.

Kebijakan ini muncul setelah Singapura mulai memperluas skema jalur perjalanan yang divaksinasi atau vaccinated travel lane (VTL).

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menyebut warga Indonesia dan India dapat masuk ke negara tersebut tanpa karantina mulai 29 November.

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 di Singapura Melonjak, Warga Kepri Diminta Waspada

Sedangkan warga Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) akan diizinkan masuk mulai 6 Desember.

Namun, wisatawan yang akan bepergian ke Singapura tanpa karantina harus telah divaksinasi penuh.

Menteri Perhubungan Singapura, S Iswaran mengatakan, VTL akan menjadi jalur perjalanan vaksinasi sepihak untuk saat ini. Sementara Indonesia masih tertutup untuk perjalanan umum.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam : Investor Singapura Silahkan Ekspansi ke Batam

“Sejak 14 Oktober, Indonesia secara sepihak membuka kembali perbatasannya untuk mengizinkan pengunjung dari 19 negara. Kami berharap Indonesia juga segera membuka kembali perbatasannya untuk pelancong dari Singapura,” kata Iswasan dikutip dari Channelnewsasia, Selasa (16/11/2021).

Sebagai permulaan kata Iswaran, akan ada dua layanan harian antara Singapura dan Jakarta yang akan ditingkatkan secara bertahap menjadi empat.

BACA JUGA:  Pasien COVID-19 di Singapura Mulai Didominasi Anak-anak

Pendaftaran pada aplikasi VTL untuk pengunjung jangka pendek dan pemegang pass jangka panjang akan dimulai 22 November untuk pelancong dari India dan Indonesia. Sementara pelancong dari Qatar, Arab Saudi, dan UEA akan dapat mendaftar mulai 29 November mendatang. (RP/INDOZONE)

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru