Punya Anak dan Istri di Batam, Lansia Ini Hidup di Hutan Singapura Selama 33 Tahun

- Publisher

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama ini negeri Singapura dikenal dengan kemajuan dan modernisasinya. Namun siapa sangka dibalik glamornya, muncul berita mengenai sosok pria lanjut usia (lansia) bernama Oh Go Seng. Foto: Istimewa

Selama ini negeri Singapura dikenal dengan kemajuan dan modernisasinya. Namun siapa sangka dibalik glamornya, muncul berita mengenai sosok pria lanjut usia (lansia) bernama Oh Go Seng. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Selama ini negeri Singapura dikenal dengan kemajuan dan modernisasinya. Namun siapa sangka dibalik glamornya, muncul berita mengenai sosok pria lanjut usia (lansia) bernama Oh Go Seng.

Otoritas Singapura mendapati Oh telah hidup sendirian di hutan selama 33 tahun. Temuan ini mengejutkan publik negeri jiran itu, terlebih di tengah perayaan Tahun Baru Imlek 2022.

BACA JUGA:  Viral! Pria Bakar Bendera Merah Putih, Mabes Polri Turun Tangan

Temuan ini sangat mengherankan karena, jumlah temuan gelandangan di Singapura sendiri selama ini tergolong sangat rendah.

Hampir seluruh warga “Negeri Singa” sudah memiliki tempat tinggal melalui fasilitas rumah susun yang telah disediakan oleh Pemerintah Singapura.

BACA JUGA:  Ikan Pari Terbesar di Dunia Ditemukan, Beratnya Mengerikan!

Perjalanan 33 Tahun Oh Go Seng di Hutan
Media berbahasa Mandarin Shin Min Daily News melaporkan Oh Go Seng hidup seadanya di hutan Sungai Tengah yang berlokasikan di Singapura Barat.

BACA JUGA:  Iran Siapkan Balasan atas Terbunuhnya Pemimpin Hamas

Dia sebelumnya hidup di desa yang berdekatan dengan hutan lebat itu. Pemukiman desa itu telah digusur oleh Pemerintah Singapura untuk modernisasi.

Lansia berusia 79 tahun itu lantas membangun tenda dari plastik yang disangga dengan menggunakan tongkat kayu sebagai tempat berteduhnya.

Berita Terkait

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun
Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi
Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk
Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh
Gila! Harga Bensin di Hong Kong Tembus Rp70 Ribu per Liter, Tertinggi di Dunia
267 WNI Bermasalah Dipulangkan, KJRI Johor Bahru Fasilitasi Repatriasi Bertahap ke Batam dan Dumai
Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:30 WIB

Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WIB

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Lelaki Ini Raup Kekayaan Rp214 Triliun

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WIB

Ilmuwan Jepang Prediksi Hari Kiamat, Matahari Disebut Akan Menelan Planet Bumi

Selasa, 14 April 2026 - 06:51 WIB

Arab Saudi Batasi Akses ke Makkah Mulai 13 April, Hanya Pemegang Izin Resmi yang Boleh Masuk

Jumat, 10 April 2026 - 06:12 WIB

Setelah 40 Hari Ditutup Israel: Masjidil Al-Aqsa Dibuka Kembali, Ratusan Jemaah Palestina Langsung Penuhi Saat Subuh

Berita Terbaru