5 Pengemis Terkaya di Indonesia, Ada yang Berharta Capai Rp1 Miliar!

- Publisher

Minggu, 5 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengemis. Foto: Istimewa

Ilustrasi pengemis. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pengemis mengandalkan penghasilan berdasarkan kemurahan hati dari orang lain. Sebab itu, pendapatan profesi ini tak bisa disebut menentu.

Namun begitu, hidup dari kemurahan hati orang lain, sejumlah pengemis punya banyak harta. Belum lama ini, misalnya, pengemis di daerah Subang diketahui memiliki penghasilan yang cukup besar berkisar Rp 500-300 ribu per hari.

Kasus pengemis dengan harta jutaan hingga miliaran bukan pertama kalinya terjadi.

Berikut ini daftar pengemis yang saat tertangkap ternyata kaya raya.

  1. Legiman

Pengemis asal Pati ini mengaku memiliki aset kekayaan lebih dari Rp 1 miliar. Ketika ditelusuri lebih jauh, selama ini ternyata dia tinggal di sebuah rumah kos.

Pengemis tuna daksa berusia 52 tahun ini terjaring razia Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pati, Jawa Tengah, 2019 silam. Setelah diinterogasi oleh Satpol PP ternyata, legiman memiliki berbagai macam harta, nilainya pun ditaksir lebih dari 1 milliar. Diketahui setiap pagi, Legiman dijemput adiknya untuk berangkat mengemis, termasuk pulangnya juga diantar kembali.

  1. Pengemis T
BACA JUGA:  BPJPH Pastikan Implementasi Wajib Halal Dilaksanakan Oktober 2024

Pengemis kaya lainnya ada dari Malang, Jawa Timur. Pendapatan pengemis berinisial T ini dalam sebulan bahkan bisa melebihi gaji UMR Kota Bekasi, yang termasuk tertinggi di Indonesia.

Setiap hari, T mampu memperoleh pendapatan Rp 600.000 dari mengemis. Jika diasumsikan, pendapatan per bulan pengemis ini mencapai Rp 18 juta.

Pengemis disabilitas ini sehari-hari beraktivitas makan dan minum dengan menggunakan kaki. Ia mangkal di depan Pom Bensin di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Batu, Jawa Timur.

  1. Muklis

Pendapatan fantastis pengemis selanjutnya ini ketahuan ketika dirinya terjaring dalam razia penertiban Suku Dinas Sosial DKI Jakarta. Petugas menemukan Muklis membawa uang tunai mencapai Rp 90 juta di kantong celana dan barang bawaannya.

BACA JUGA:  Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Myanmar

Menurut pengakuannya, Muklis hendak mengumpulkan uang mencapai Rp 150 juta untuk kemudian kembali ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat.

Diketahui pria 64 tahun saat ini sering mengemis di bawah flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

  1. Siwari

Pengemis selanjutnya diketahui memiliki uang deposito sebesar Rp 140 juta dan uang tabungan di bank senilai Rp 16 juta. Selain mengemis, perempuan asal Semarang, Jawa Tengah, ini juga berprofesi sebagai pengamen.

Adapun ketika dijaring petugas, di tas Siwari terdapat tiga surat BPKB kendaraan roda dua, sertifikat tanah seluas 105 meter persegi dan uang tunai sebesar Rp 400.000.

  1. Walang bin Kilon dan Sa’aran bin Satiman
BACA JUGA:  Pemerintah Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

Walang bin Kilon (54) dan Sa’ aran bin Satiman (70) yang terjaring razia di perempatan Pancoran oleh petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. Keduanya kedapatan membawa uang Rp 25 juta.

Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta Ucu Rahayu saat itu mengatakan, dari hasil penelusuran pihak panti, Walang dan Sa’aran memberikan informasi berbeda terkait uang jutaan yang ditemui petugas.

Pak Walang bilang uang tersebut dari hasil penjualan sapi dan kambing di kampungnya dan juga sebagian lagi dari hasil mengemis, sementara Pak Sa’aran mengaku uangnya hasil mengemis selama 15 hari,” kata Ucu. (DI/CNBCINDONESIA)

Berita Terkait

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri
BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot
Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara
Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat
Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10
Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Tarif Listrik PLN Batam dan Kolaka Green Energy
Prabowo Tetapkan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30–200 GT
ASN Bisa WFH atau WFA untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:03 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Koperasi Wajib Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 16:03 WIB

BGN Tutup 833 Dapur MBG Bermasalah, Ratusan Pegawai Ikut Dicopot

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:29 WIB

Nama Laut China Selatan Digugat ke MK, Pemohon Minta Diubah Menjadi Laut Natuna Utara

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:11 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Jalankan Amanat UUD 1945 demi Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kepala BP Batam Paparkan Kinerja 2025: Investasi Lampaui Target, Optimis Raih WTP Ke-10

Berita Terbaru