INIKEPRI.COM – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Agus Fatoni, M.Si. meminta kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) untuk menggenjot belanja APBD pada awal tahun 2023 agar rencana program dan kegiatan berjalan maksimal.
Menurutnya, belanja APBD awal tahun harus digesa, sehingga uang cepat beredar di masyarakat, daya beli jadi meningkat, pembangunan berjalan sejak awal, pelayanan publik bisa ditingkatkan, hingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA :
Kemendagri Lakukan Langkah Strategis Percepat Realisasi APBD Sejak Awal Tahun
“Kalau ABPD dibelanjakan secara maksimal sejak awal tahun, maka saya optimistis rencana program dan kegiatan di lingkup Pemprov Kepri tahun ini bisa tercapai,” kata Fatoni usai menghadiri acara Musrenbang Provinsi Kepri Tahun 2023 di Kota Tanjungpinang, Kepri, Rabu (29/3/2023).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi realisasi belanja dan pendapatan asli daerah (PAD) APBD Kepri 2022 meraih peringkat tertinggi kedua nasional, dengan capaian masing 97 persen dan 107 persen.
Bahkan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, katanya, kondisi APBD Kepri terus meningkat hingga 56 persen.
Ia juga menyampaikan pemerintah pusat akan memberikan penghargaan berupa dana insentif daerah (DID) terhadap capaian belanja dan PAD APBD Kepri 2022 itu.
Namun, ia belum merinci besaran DID yang bakal diperoleh Pemprov Kepri, karena baru akan diserahkan di akhir tahun 2023.
Sementara, pada tahun lalu, Pemprov Kepri mendapat DID sekitar Rp10 miliar setelah meraih posisi kelima nasional atas capaian belanja APBD 2021.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















