Kemenkes Akselerasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

- Publisher

Minggu, 19 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Kepala Staf Kepresidenan A.M. Putranto memastikan kesiapan program PKG di Puskesmas Watukawula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (17/1/2025). Foto: Kemenkes

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Kepala Staf Kepresidenan A.M. Putranto memastikan kesiapan program PKG di Puskesmas Watukawula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (17/1/2025). Foto: Kemenkes

INIKEPRI.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengakselerasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Kepala Staf Kepresidenan A.M. Putranto memastikan kesiapan program PKG di Puskesmas Watukawula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (17/1/2025).

Dalam keterangan resminya pada Sabtu (18/1/2025), Menkes Budi menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk memastikan masyarakat Indonesia tetap sehat. “Menjaga kesehatan lebih murah dan bermanfaat dibandingkan mengobati penyakit,” ujar Menkes Budi.

BACA JUGA:  Harga PCR Rp 275 Ribu, Ternyata Segini Lho Modal Perusahaan Lab!

Menkes Budi juga mengungkapkan bahwa program PKG akan diluncurkan serentak di 10 ribu puskesmas dan 20 ribu klinik di seluruh Indonesia pada awal Februari 2025. Program ini diharapkan dapat mencakup seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah pelosok.

Menkes Budi memberikan perhatian serius terhadap kesiapan puskesmas dalam melaksanakan program ini, terutama dalam hal kelengkapan alat kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan. “Kita datang langsung ke puskesmas agar kita bisa melihat kondisi sebenarnya kesiapan di seluruh pelosok Indonesia, sehingga nanti pengaturannya bisa lebih baik lagi dan berjalan baik,” kata Menkes Budi.

BACA JUGA:  Kemenkes Luncurkan Proram Percepat Penanggulangan HIV/AIDS

Sebagai bagian dari program ini, Kemenkes akan mendistribusikan alat-alat kesehatan ke 10 ribu puskesmas mulai tahun 2025. Alat-alat tersebut meliputi hematology analyzer, blood chemical analyzer, elektrokardiogram (EKG), serta berbagai alat kesehatan ibu dan anak.

Menkes Budi menyambut baik masukan dari puskesmas di 514 kabupaten/kota terkait kekurangan yang perlu diperbaiki. Masyarakat juga diharapkan aktif memberikan masukan dan kritik terhadap pelaksanaan program ini. “Niatan bapak Presiden untuk membuat masyarakat lebih sehat harus kita dukung dan jalankan. Tapi, kalau pelaksanaannya tidak sempurna, kita perbaiki sambil jalan. Kita terbuka masukkan dan kritik dari masyarakat,” ujar Menkes Budi.

BACA JUGA:  Hati-Hati Penipuan atas Nama Kemenkes

Kepala Staf Kepresidenan A.M. Putranto juga menyatakan harapannya agar program PKG ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia. “Masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya, sehingga bisa menjalani hidup lebih sehat, makmur, dan sejahtera,” kata Putranto.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Berita Terbaru