Meriahnya Imlek di Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Sedanau: Perayaan Penuh Kehangatan dan Toleransi

- Publisher

Selasa, 4 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perayaan Imlek di rumah tokoh Tionghoa Sedanau. Foto: Istimewa

Perayaan Imlek di rumah tokoh Tionghoa Sedanau. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Malam-malam jelang perayaan Imlek di Kelurahan Sedanau berubah gemerlap dengan warna merah yang mendominasi.

Deretan lampion menggantung di sepanjang jalan, menerangi pemukiman warga Tionghoa yang sibuk menyambut Tahun Baru Imlek 2025.

Rumah-rumah mereka juga dihiasi dengan ornamen khas Imlek, dari kertas merah berisi harapan baik hingga patung-patung shio yang melambangkan tahun ini. Suasana hangat terasa begitu kuat, bukan hanya bagi warga Tionghoa, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sedanau yang menjadikan momen ini sebagai ajang mempererat kebersamaan.

Tepat pada malam perayaan, Rabu, 29 Januari 2025, langit Sedanau terang dihiasi letupan kembang api besar yang dinyalakan di jalan tepat depan Vihara Dharma Bhakti Sedanau, menandai pergantian tahun dalam kalender Tionghoa.

Sementara itu, keesokan paginya, tiap-tiap rumah warga Tionghoa menyalakan petasan sebagai bagian dari ritual mengusir roh jahat dan menyambut keberuntungan tahun selanjutnya.

Suara petasan yang bergema di sudut-sudut kampung seakan menjadi tanda bahwa tahun baru telah tiba, membawa harapan baru bagi semua.

BACA JUGA:  Bupati Cen Sui Lan Salurkan 25 Gerobak Usaha, UMKM Pantai Piwang Didorong Naik Kelas

Tradisi Saling Mengunjungi: Simbol Harmoni di Sedanau

Perayaan Imlek di Kampung Moderasi Beragama Sedanau bukan hanya milik warga Tionghoa, tetapi juga dirayakan dengan penuh kehangatan oleh warga Melayu Muslim disana. Sejak pagi, warga Melayu Sedanau berbondong-bondong mengunjungi rumah-rumah kerabat mereka yang merayakan, menyampaikan doa dan ucapan selamat sembari menikmati hidangan khas Imlek seperti kue keranjang, manisan, lapis legit dan teh hangat.

Salah satu rumah yang menjadi pusat perayaan adalah kediaman Hen, salah seorang masyarakat Tionghoa di Sedanau yang setiap tahun menyelenggarakan open house setiap perayaan Imlek. Rumahnya dipenuhi tamu dari berbagai kalangan, termasuk personil Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat dan jajaran instansi Kelurahan Sedanau yang turut hadir memenuhi undangan, pada Kamis Siang, 30 Januari 2025.

Suasana berlangsung hangat, santai dan guyub, sembari menikmati hidangan, dan berbagi cerita tentang makna perayaan Imlek dalam semangat kebersamaan.

“Ini bukan sekadar perayaan Tahun Baru, tetapi juga ajang memperkuat persaudaraan. Kami selalu terbuka menerima saudara-saudara kami dari semua kalangan. Inilah wajah Sedanau yang sesungguhnya, rukun dan penuh toleransi, dan hangat dalam harmoni kebersamaan” ujar Hen dengan senyum hangat.

BACA JUGA:  Pemkab Natuna Pangkas Ribuan Penerima BPJS Gratis, Bantuan Kini Diprioritaskan untuk Warga Miskin

Shio Tahun 2025 dan Hikmah Imlek

Tahun Baru Imlek 2025 dinaungi oleh Shio Ular Kayu, yang melambangkan kecerdasan, kebijaksanaan, serta transformasi. Dalam budaya Tionghoa, tahun Ular Kayu dipercaya sebagai tahun yang penuh peluang dan perubahan, di mana ketenangan dan strategi sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan.

Semangat ini juga sejalan dengan hikmah yang dapat dipetik dari perayaan Imlek: harapan baru, rezeki yang berkah, dan hubungan sosial yang harmonis. Masyarakat Sedanau melihat Imlek bukan hanya sebagai perayaan etnis tertentu, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama, di mana setiap individu dihormati dalam keberagamannya.

Harapan ke Depan: Sedanau sebagai Teladan Moderasi Beragama

Seiring berjalannya waktu, Kelurahan Sedanau terus membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan. Semangat toleransi yang terjalin dalam perayaan Imlek ini menjadi bukti bahwa harmoni dapat dijaga dengan saling menghormati dan berbagi kebahagiaan.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan di Gedung KPK: Dari Natuna, Harapan Tata Kelola Baik Disuarakan

Terlebih, pada tahun ini pelaksanaan perayaan Imlek berbarengan dengan pelaksanaan peringatan hari besar Islam, Isra Mi’raj. Meskipun begitu, masyarakat Kelurahan Sedanau yang merayakan masing-masing hari besar tersebut dapat melaksanakan perayaan  dengan harmoni dan penuh toleransi tanpa mengusik satu sama lain.

“Semoga tahun ini menjadi tahun keberkahan bagi kita semua. Harapan kami, Sedanau terus menjadi teladan dalam menjaga harmoni antarumat beragama, menjadikan toleransi sebagai budaya yang diwariskan ke generasi selanjutnya,” ujar Janawati, seorang tokoh masyarakat serta Pandita di Vihara Dharma Bhakti Sedanau.

Di tengah kilauan lampion yang masih tergantung, canda tawa yang mengisi ruangan, dan doa-doa yang terpanjatkan, masyarakat Kampung Moderasi Beragama Kelurahan Sedanau menutup perayaan Imlek dengan satu keyakinan: bahwa kebersamaan adalah anugerah yang harus dijaga, sepanjang waktu, sepanjang usia.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino
Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga
Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan
Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Berita Terbaru