Hadapi Defisit, Lis Tancap Gas Cari Sumber Pendapatan Asli Daerah

- Publisher

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Lis Darmansyah tancap gas menghadapi situasi defisit anggaran, dan beban hutang tunda bayar kegiatan yang dihadapi Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Tidak mudah, namun berbekal pengalamannya dalam bidang politik selaku anggota DPRD Kota Tanjungpinang, DPRD Provinsi Kepri, dan dunia birokrasi selama menjabat wali kota Tanjungpinang periode 2013-2018, Lis Darmansyah telah menyiapkan beberapa langkah strategis.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan dana alokasi umum, hibah atau lainnya yang bersumber dari APBN. Di tengah efisiensi anggaran yang berlaku secara nasional, kita harus lebih kreatif menciptakan sumber-sumber pendapatan asli daerah. Tidak hanya dari sektor intensifikasi pajak, namun lebih luas adalah optimalisasi setiap peluang pendapatan daerah,” ungkap Lis usai mengikuti acara tepung tawar di Gedung LAM Tanjungpinang, Sabtu (1/3).

BACA JUGA:  Fasilitas Kesehatan di Tanjungpinang Buka Selama Libur Lebaran

Peluang pendapatan daerah yang akan ditangkap Lis adalah peningkatan nilai ekonomis melalui pemanfaatan fasilitas umum, ruang milik jalan (rumija), dan ruang pengawasan jalan (ruwasja). Tahap awal yang telah dilakukan Lis Darmansyah adalah identifikasi dan inventarisasi eksisting pemanfaatan rumija, dan ruwasja.

Sebagaimana diketahui bersama, saat ini di sepanjang fasilitas umum, rumija dan ruwasja terdapat aktivitas usaha baik berskala menengah, kecil, dan mikro. Belum, atau bahkan dapat dianggap tidak ada pihak yang menangkap peluang pendapatan daerah dari sektor tersebut. Jenis usaha yang terlihat memanfaatkan rumija dan ruwasja antara lain, provider internet, usaha reklame, sampai usaha mikro kedai makan.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Gelar Rakor Pemanfaatan Kawasan Gurindam 12, Solusi Baru bagi PKL dan UMKM

“Kita inventarisasi, dan data dulu mana fasum, rumija, dan ruwasja yang menjadi kewenangan pemerintah Kota Tanjungpinang. Tidak secara serampangan, agar hasilnya bermanfaat luas bagi peningkatan ekonomi daerah,” beber Lis.

Inventarisasi dan pendataan pemanfaatan fasum, rumija, dan ruwasja itu juga sejalan dengan penataan dan pembenahan wilayah kota menjadi lebih representative dan indah. Sebagaimana tertuang dalam salah satu misi pemerintahan Lis-Raja yaitu pembenahan Kota Tanjungpinang menjadi kota yang representatif pada semua bidang pembangunan, serta meningkatkan pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana wilayah berbasis kearifan lokal yang berwawasan lingkungan.

BACA JUGA:  Danrem 033 Wira Pratama: TNI Dukung Vaksinasi Sinovac dan AstraZeneca

“Tim telah mulai bekerja melakukan koordinasi ke ATR/BPN, untuk identifikasi penguasaan lahan fasum, rumija, dan ruwasja. Ada peluang pendapatan daerah melalui pemanfaatan titik-titik tersebut. Setelah itu kita tentu perlu membuat regulasi yang diperlukan. Hingga penataan wilayah menjadi lebih baik, sekaligus memberikan manfaat bagi daerah,” ujar Lis.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB

Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Berita Terbaru