Jangan Terlewat, Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Mulai Agustus 2025

- Publisher

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Kementerian Kesehatan RI meluncurkan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk seluruh anak sekolah dari tingkat dasar hingga menengah di Indonesia yang akan dilaksanakan mulai Agustus 2025.

“Sekolah mulai cek kesehatan gratis, jangan terlewat!” menjadi seruan utama kampanye ini, mengajak orang tua, guru, dan peserta didik berpartisipasi aktif.

Program ini menyasar 53,8 juta siswa di lebih dari 282 ribu sekolah, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB, Pesantren, hingga Sekolah Rakyat. Para siswa akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh langsung di sekolah oleh tenaga kesehatan terlatih, tanpa biaya dan tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.

BACA JUGA:  Sering Ngantuk Setelah Makan? Begini Cara Mengatasinya!

Pemeriksaan dalam program CKG dirancang sesuai tahapan usia dan kebutuhan kesehatan siswa:

Anak SD (Usia 7–12 Tahun)

  • Status gizi
  • Tekanan darah dan gula darah
  • Telinga, mata, gigi
  • TB dan pemeriksaan hati (Hepatitis B)
  • Kesehatan jiwa dan reproduksi (kelas 4–6)
  • Deteksi dini merokok (kelas 5–6)
  • Aktivitas fisik (kelas 4–6)
  • Riwayat imunisasi (kelas 1)
BACA JUGA:  Tiap Detiknya, Perusahaan Ini Untung Rp 14,2 Juta dari Vaksin COVID-19

Anak SMP (Usia 13–15 Tahun)

  • Status gizi dan tingkat aktivitas fisik
  • Merokok, tekanan darah, gula darah
  • Tuberkulosis, talasemia, anemia (kelas 7)
  • Telinga, mata, gigi
  • Jiwa dan kesehatan reproduksi
  • Pemeriksaan hati (Hepatitis B dan C)
  • Riwayat imunisasi HPV (siswi kelas 9)

Anak SMA (Usia 16–17 Tahun)

  • Pemeriksaan umum dan lanjutan
  • Anemia remaja putri (kelas 10)
  • Hepatitis B dan C
  • Kesehatan jiwa dan reproduksi
BACA JUGA:  Ini 5 Penyebab Karantina Bikin Berat Badan Naik

Program ini menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif Kemenkes untuk membangun generasi sehat dan kuat sejak dini, dengan mengutamakan deteksi dini dan edukasi kebiasaan hidup sehat. Pemeriksaan akan dilaksanakan tanpa mengganggu proses belajar, karena siswa cukup datang ke sekolah seperti biasa.

Dengan dukungan dari fasilitas kesehatan, sekolah, serta para tenaga medis di lapangan, CKG diharapkan dapat menjadi gerbang awal kesiapan fisik dan mental siswa dalam meraih prestasi dan masa depan.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru