1–2 Buah Cukup! Begini Akibatnya Kalau Kebanyakan Makan Pisang

- Publisher

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pisang. Foto: Istimewa

Pisang. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pisang dikenal sebagai salah satu buah paling praktis dan bergizi. Rasanya manis, mengenyangkan, serta kaya akan vitamin dan mineral penting seperti kalium, serat, dan vitamin B6. Tak heran jika pisang jadi pilihan sarapan cepat atau camilan sehat di sela aktivitas.

Namun, tahukah Anda bahwa mengonsumsi pisang secara berlebihan justru bisa menimbulkan efek samping bagi tubuh? Meski alami dan menyehatkan, tubuh tetap membutuhkan keseimbangan nutrisi dari berbagai jenis makanan, bukan hanya satu sumber saja.

Dikutip dari HalloSehat, berikut beberapa efek yang bisa muncul jika Anda terlalu sering atau terlalu banyak makan pisang:

BACA JUGA:  Ini Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit Pasien COVID-19

1. Kadar Gula Darah Bisa Naik

Pisang memang tidak semanis kue atau permen, tapi kandungan karbohidrat dan gulanya cukup tinggi.

Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 22–27 gram karbohidrat dan sekitar 12 gram gula alami.

Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, apalagi dipadukan dengan bahan tambahan seperti susu kental manis atau cokelat meses, kadar gula darah bisa melonjak — terutama bagi penderita diabetes atau orang yang punya risiko gangguan metabolisme gula.

2. Gangguan Pencernaan dan Sembelit

Pisang memang kaya serat, tetapi terlalu banyak serat juga bisa mengganggu pencernaan. Satu buah pisang mengandung sekitar 5 gram serat, dan jika dikonsumsi berlebihan, bisa memperlambat proses pencernaan.

BACA JUGA:  Awas! Jangan Mencuci Beras di Wadah Rice Cooker, Bahaya Bagi Tubuh

Akibatnya, perut terasa penuh, kembung, dan bahkan bisa mengalami sembelit (konstipasi).

Kondisi ini juga bisa diperparah jika asupan air kurang, karena serat yang tidak disertai cukup cairan justru membuat kotoran lebih sulit dikeluarkan.

3. Bisa Picu Migrain

Bagi sebagian orang, pisang yang sudah terlalu matang bisa memicu sakit kepala atau migrain.

Hal ini disebabkan oleh kandungan tiramin, senyawa alami yang terbentuk dari hasil penguraian asam amino tirosin.

Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama pada orang yang sensitif terhadap tiramin, senyawa ini bisa memicu pelebaran pembuluh darah di otak dan menimbulkan sakit kepala.

BACA JUGA:  Gejala Awal COVID-19 Varian Baru Bukan Demam

Jadi, Berapa Banyak Pisang yang Aman Dikonsumsi?

Para ahli gizi menyarankan untuk tidak mengonsumsi pisang lebih dari 1–2 buah per hari.

Jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi harian tanpa menimbulkan efek negatif.

Pisang tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, asalkan diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur lain, serta cukup air putih setiap hari.

“Kunci kesehatan bukan pada satu jenis makanan, tapi keseimbangan. Pisang itu baik, tapi kalau berlebihan ya tetap bisa jadi masalah,” kata seorang ahli gizi klinis dari HalloSehat.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa
Sering Pusing saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:05 WIB

Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup

Berita Terbaru