Cen Sui Lan Siapkan Sekolah Satu Atap untuk Pulau Terluar Natuna, Cegah Desa Kehilangan Penduduk

- Publisher

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SDN 07 Selaut. Foto: Istimewa

SDN 07 Selaut. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna mulai menyiapkan konsep Sekolah Satu Atap sebagai solusi pemerataan pendidikan di wilayah kepulauan dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit. Model ini dinilai lebih efektif sekaligus mampu menjawab tantangan akses pendidikan di daerah terpencil.

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan konsep Sekolah Satu Atap memungkinkan dua jenjang pendidikan, seperti sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), berada dalam satu lokasi dengan pengelolaan yang terintegrasi.

Menurutnya, pola tersebut lebih tepat diterapkan di pulau-pulau kecil yang jumlah siswanya terbatas.

“Kami lebih memprioritaskan sekolah satu atap untuk wilayah yang jumlah penduduknya tidak banyak. Dengan sistem ini, pemerintah dapat lebih efisien dalam pembangunan fasilitas dan penyediaan sarana pendukung,” ujar Cen Sui Lan, Minggu (21/6/2026).

BACA JUGA:  Safari Ramadan di Cemaga Selatan, Gubernur Ansar Ajak Jamaah Menjaga Negeri

Salah satu wilayah yang diproyeksikan menerapkan konsep tersebut adalah Desa Selaut, Kecamatan Bunguran Barat. Desa kepulauan tersebut saat ini hanya memiliki satu sekolah dasar, yakni SD Negeri 007 Selaut, sementara fasilitas pendidikan tingkat pertama belum tersedia.

Jumlah peserta didik di SD tersebut pun relatif sedikit. Bahkan, setiap rombongan belajar rata-rata hanya diisi kurang dari 10 siswa.

Kondisi tersebut membuat seluruh lulusan SD di Selaut harus melanjutkan pendidikan ke daerah lain. Mereka harus menempuh perjalanan laut menggunakan kapal cepat dengan waktu tempuh lebih dari 30 menit untuk mencapai sekolah menengah pertama terdekat.

BACA JUGA:  Berkat Cen Sui Lan, Kemenhub Setujui Pembangunan Pelabuhan Perintis Midai

Bagi pemerintah daerah, kondisi itu tidak hanya menjadi persoalan akses pendidikan, tetapi juga menyangkut keselamatan anak-anak yang harus bepergian melintasi laut setiap hari.

“Kalau membangun SMP secara terpisah tentu membutuhkan biaya yang besar. Selain gedung, kita juga harus menambah struktur organisasi sekolah beserta kebutuhan pegawainya. Sementara jumlah muridnya tidak banyak,” kata Cen Sui Lan.

Karena itu, pada tahun ajaran 2026/2027, Pemkab Natuna berencana membuka satuan pendidikan jenjang SMP di Desa Selaut dengan memanfaatkan sementara fasilitas yang ada di SD Negeri 007 Selaut.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih dekat bagi anak-anak di pulau tersebut sambil menunggu kebijakan lanjutan mengenai pembangunan fasilitas permanen.

BACA JUGA:  Natuna Butuh Dukungan Afirmasi, Bupati Cen Sui Lan Serahkan Proposal Pembangunan Bandara Baru ke Komisi V DPR RI

Lebih dari sekadar soal pendidikan, Cen Sui Lan mengaku memiliki kekhawatiran lain apabila akses sekolah menengah di Selaut tidak segera tersedia.

Menurutnya, tidak sedikit keluarga yang memilih berpindah ke daerah lain demi memastikan anak-anak mereka dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih mudah.

“Kami khawatir setelah anak-anak lulus SD, mereka ikut pindah bersama orang tuanya ke tempat lain. Kalau hal seperti ini terus terjadi, lama-kelamaan desa bisa kehilangan penduduknya,” ujarnya.

Karena itu, kehadiran SMP di Selaut dinilai bukan hanya untuk menjamin keberlanjutan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan masyarakat di pulau-pulau kecil agar tetap tumbuh dan berkembang.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino
Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga
Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan
Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan
Cen Sui Lan Paparkan Tantangan Natuna kepada Wamenlu, dari Konektivitas hingga Kelautan
Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno Tiba di Natuna, Bahas Agenda Strategis Kawasan Perbatasan
Kemarau Diprediksi hingga 2027, Embung Sebayar Disiapkan untuk Jaga Pasokan Air Natuna

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Sang Juara Ranai Darat Dibikin Tak Berkutik, Raja Mustakim Menang Apollo di Meja Domino

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Beras untuk Keluarga, Cek Kesehatan untuk Masa Depan: Langkah Natuna Perkuat Perlindungan Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Raja Mustakim Sambangi Keluarga Warga yang Hilang di Hutan, Bawa Sembako dan Santunan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Pasar JICA Natuna Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan dan Perdagangan

Berita Terbaru