Pemko Batam Siapkan Rp50 Miliar untuk Taman Budaya Nyat Kadir, Rumah Baru Seni Melayu

- Publisher

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: INIKEPRI.COM/AI

Ilustrasi. Foto: INIKEPRI.COM/AI

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam mulai mematangkan pembangunan Taman Budaya Nyat Kadir, sebuah kawasan seni dan budaya yang diproyeksikan menjadi ikon baru pariwisata sekaligus pusat aktivitas ekonomi kreatif di Kota Batam. Untuk mewujudkan proyek tersebut, Pemko Batam mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 miliar.

Saat ini, proyek masih berada pada tahap penyusunan perencanaan teknis. Pemerintah menargetkan seluruh dokumen perencanaan selesai pada akhir 2026 sebelum pembangunan fisik dimulai.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan proses yang sedang berjalan difokuskan pada penyusunan Detail Engineering Design (DED) agar pembangunan dapat dilaksanakan secara matang dan sesuai kebutuhan.

“Kami ingin memastikan seluruh aspek teknis telah dikaji secara komprehensif sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Karena itu, konsultan saat ini sedang menyusun DED sekaligus melakukan berbagai kajian terhadap kondisi bangunan dan kawasan yang akan dikembangkan,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Serahkan Bantuan ke Sekolah Tabgha Education Centre Batam Berupa Satu Unit Bus

Menurut Ardiwinata, kajian tersebut mencakup pemeriksaan kondisi Gedung Beringin yang akan menjadi bagian utama kawasan Taman Budaya Nyat Kadir, mulai dari struktur bangunan, kelayakan konstruksi, kebutuhan pengembangan kawasan, hingga penyesuaian fungsi ruang untuk mendukung berbagai aktivitas seni dan budaya.

Ia berharap seluruh proses perencanaan dapat rampung sesuai jadwal sehingga pembangunan fisik bisa segera dimulai.

“Tahap perencanaan kami targetkan selesai pada akhir tahun ini. Setelah seluruh dokumen teknis lengkap, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap konstruksi,” katanya.

Lebih jauh, Ardiwinata menjelaskan Taman Budaya Nyat Kadir tidak hanya dibangun sebagai lokasi pertunjukan seni, tetapi juga akan menjadi pusat pelestarian budaya Melayu, ruang kolaborasi komunitas, hingga tempat pembinaan generasi muda di bidang seni dan budaya.

BACA JUGA:  Kenduri Seni Melayu 2025: Saat Batam Menyulam Warisan dalam Cahaya

“Kami ingin menghadirkan sebuah rumah bersama bagi seluruh komunitas seni dan paguyuban budaya yang ada di Batam. Tempat ini nantinya menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah untuk menjaga dan mengembangkan budaya lokal,” jelasnya.

Selain fungsi kebudayaan, kawasan tersebut juga dipersiapkan menjadi destinasi wisata baru. Pemko Batam berencana menghadirkan pertunjukan seni secara rutin melalui panggung indoor maupun outdoor, sehingga wisatawan memiliki atraksi budaya yang dapat dinikmati sepanjang tahun.

“Selama ini Batam belum memiliki tempat pertunjukan seni yang permanen dan rutin. Kehadiran Taman Budaya Nyat Kadir diharapkan mampu mengisi kebutuhan tersebut sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Kota Batam,” ungkap Ardiwinata.

BACA JUGA:  Aduan di Radio, Tindakan di Lapangan: Amsakar-Li Claudia Tuntaskan Sampah Bukit Beliung dalam Sehari!

Untuk memperluas dampaknya terhadap sektor pariwisata, Disbudpar juga akan menggandeng pelaku industri wisata serta agen perjalanan agar Taman Budaya Nyat Kadir masuk dalam paket wisata resmi yang ditawarkan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tak hanya itu, kawasan ini juga akan menjadi ruang tumbuh bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari seni pertunjukan, kriya, kuliner, hingga produk kreatif lainnya.

“Ekonomi kreatif dan kebudayaan adalah dua hal yang saling mendukung. Karena itu, taman budaya ini juga kami siapkan sebagai ruang berkembangnya pelaku ekonomi kreatif agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati
Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial
Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan
Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun
Amsakar-Li Claudia Ultimatum OPD: 15 Program Prioritas Tak Boleh Lagi Jalan di Tempat
Investasi Moncer, Daya Saing Belum Maksimal: Mengapa Batam Tak Masuk 10 Besar IDSD 2025?
Ratusan Goweser dari Dalam dan Luar Negeri Ramaikan Fun Bike MaxOne, Batam Kian Mantap Jadi Destinasi Sport Tourism
Di Harlah ke-9 Selingsing, Amsakar Ajak Warga Jaga Solidaritas dan Dukung Pembangunan Batam

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:13 WIB

Pemko Batam Siapkan Rp50 Miliar untuk Taman Budaya Nyat Kadir, Rumah Baru Seni Melayu

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:50 WIB

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:13 WIB

Disparbud Batam Panggil Manajemen Luxor Spa, Soroti Promosi Wanita Berbikini dan Pakaian Seksi di Media Sosial

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:49 WIB

Amsakar-Li Claudia Gaspol Jalan Lingkar Batam, Tiga Koridor Baru Disiapkan Pecah Kemacetan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Di Tengah Polemik KKMP Tutup, Pemko Batam Pastikan 16 Koperasi Merah Putih Sudah Rampung Dibangun

Berita Terbaru