Wamendes Usulkan Pemda Buat Kebijakan Indomaret dan Alfamart Wajib Jual Produk Asal Desa

- Publisher

Senin, 2 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Arie saat menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di kantornya, Kalibata, Jakarta, Senin (03/03).

Budi Arie saat menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di kantornya, Kalibata, Jakarta, Senin (03/03).

Jakarta, inikepri.com – Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, menyarankan pemerintah daerah membuat kebijakan yang pro masyarakat desa, semisal mewajibkan perusahaan ritel seperti Indomaret dan Alfamart untuk menjual produk desa.

Wamen Budi Arie mengungkapkan, Indomaret dan Alfamart merupakan jaringan retail waralaba di Indonesia yang berhasil menjamur hingga ke pelosok desa.

BACA JUGA:  Ini Tujuan WN China Berbondong-bondong ke Indonesia di Tengah Larangan Mudik

Akan tetapi masih sedikit sekali yang mau menjual produk desa seperti buah-buahan dan sayuran.

“Kita tidak mau tutup nih, cuma produk kita 50 persen tampung juga donk, kita tidak anti tapi keberpihakannya ada,” kata Budi Arie saat menerima kunjungan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di kantornya, Kalibata, Jakarta, Senin (03/03).

BACA JUGA:  Covid-19, REI Usul Angsuran Kredit Rumah MBR Ditunda. Setuju?

Budi Arie mengungkap, banyak hasil panen masyarakat desa yang sebenarnya layak dan bersaing dengan impor, hanya hanya saja packagingnya yang dianggap tidak berstandar internasional.

Tugas pemerintah maupun BUMDes untuk melakukan pendampingan agar produk desa tersebut layak dijual di Indomaret dan Alfamart. Apabila ada pemerintah daerah atau Bupati yang berani mengeluarkan kebijakan tersebut Budi Arie yakin secara otomatis akan dicintai rakyatnya.

BACA JUGA:  Segera Dibuka Kartu Prakerja Gelombang 18, Begini Cara Buat Akun hingga Syaratnya

“Keberpihakannya ada, ibu pasti dikenang oleh masyarakat desa yang menghasilkan pisang, menghasilkan mangga. Indomaret kan jual buah, ngapain buahnya didatangkan dari daerah lain, paling tidak produk lokasi ditampung dong,” pungkasnya.

Sumber: bukamata

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas
Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%

Kamis, 30 April 2026 - 12:21 WIB

Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Batam

Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:40 WIB